Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Dugaan Penyimpangan Dana CSR, Reza Hidayat : Kejati Sulteng Serius Tangani Dugaan Tipikor

Reza Hidayat. Foto: SultengNews

PALUEKSPRES, TOLITOLI – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng komitmen menuntaskan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang saat ini lagi ditangani, termasuk dugaan penyimpangan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sulteng Cabang Tolitoli tahun 2020 sebesar Rp 1.017.400.456.

Penegasan ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulteng Jacob Hendrik Pattpeilohy SH.MH melalui Kasi Penkum Reza Hidayat SH.MH, bahwa penyelidik selalu bekerja profesional dan serius dalam menangani semua dugaan tindak pidana korupsi. Hal itu sesuai arahan Jaksa Agung dalam kunjungan kerja virtual pada 11 Oktober 2021, agar jajaran Pidana Khusus (Pidsus) bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas.

“Penyelidik selalu bekerja profesional dan serius dalam menangani semua dugaan tindak pidana korupsi sesuai dengan arahan Jaksa Agung dalam kunjungan kerja virtual tgl 11 Oktober 2021 agar jajaran pidsus bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas,” tegas Kasi Penkum Kejati Sulteng kepada media ini melalui WhatsApp (WA), Selasa, 12 Oktober 2021.

Menjawab mengenai keseriusan Kejati Sulteng terhadap penanganan kasus dugaan korupsi dan sudah sejauhmana perkembangan penyelidikan dugaan penyimpangan dana CSR Bank Sulteng setelah penyelidik melakukan permintaan keterangan kepada sejumlah pejabat dan mantan pejabat dari pihak Bank Sulteng serta rekanan. Menurutnya, pertanyaan yang disampaikan tersebut bisa dijawab setelah ditentukan naik tidaknya status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan, karena sudah masul ke materi penyelidikan.

Langkah selanjutnya setelah dilakukan permintaan keterangan sejumlah saksi, kata Kasi Penkum, tergantung tim penyelidik, apakah ditingkatkan ke penyidikan, dihentikan atau bisa jadi dilanjutkan penyelidikan karena bahan keterangan dan data yang dibutuhkan masih kurang. “Semua tergantung tim penyelidik apakah ditingkatkan ke penyidikan, dihentikan, atau bisa jadi dilanjutkan ke penyelidikan karena bahan keterangan dan data yang dibutuhkan masih kurang,” jelasnya.

Sementara Ketua LSM Bumi Bhakti Tolitoli, Ahmad Pombang, Rabu, 13 Oktober 2021 membuat surat terbuka melalui media sosial Facebook yang ditujukan kepada Kejati Sulteng dengan merinci sejumlah poin. Pertama, masyarakat Tolitoli menunggu Kejati Sulteng segera menetapkan tersangka dugaan penyalahgunaan dana CSR Bank Sulteng Rp1 miliyar lebih. Kemudian ke dua, diminta Kejati Sulteng bekerja cepat, tepat dan tanpa mengabaikan unsur- unsur yang menguatkan seseorang dapat ditetapkan sebagai tersangka.

Ke tiga, diminta Kejati Sulteng dapat bekerja profesional tanpa harus terpengaruh dengan tekanan, pesanan atau kompromi dalam penanganan dugaan kasus CSR Bank Sulteng dengan bukti nyata, tidak hanya sebatas pernyataan atau retorika. Ke empat, temuan dan LHP BPK RI adalah merupakan bukti dokumen Negara yang dapat dipertanggungjawabkan dan resmi sehingga cukup kuat bagi Kejati Sulteng menaikkan status saat ini dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Ke lima, apabila menurut Kejati Sulteng bahwa dugaan penyalahgunaan dana CSR Bank Sulteng tidak cukup bukti atau tidak terpenuhi unsur- unsur dalam Undang undang Tindak Pidana Korupsi, maka meminta Kejati harus tegas dengan tindakan penghentian penyelidikan. Sehingga masyarakat Tolitoli tidak saling menuduh dan tidak menjadi polemik yang tidak pasti, dan apabila Kejati Sulteng menemukan dua alat bukti yang kuat maka diminta Kejati Sulteng untuk segera menaikkan statusnya ke penyidikan dan menetapkan tersangka. (***/bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital