Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Sulteng Peringkat Empat Nasional Kategori Peredaran Narkoba

Ketua Bapemperda DPRD Palu Farden Saino dalam kegiatan uji publik penyusunan Ranperda P4GN, Jumat 29 Oktober 2021 di Aula Kantor Camat Palu Selatan. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALUEKSPRES, PALU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu mulai melakukan konsultasi atau uji publik penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Uji publik penyusunan Ranperda ini dilaksanakan di Aula Kantor Camat Palu Selatan, Jumat 29 Oktober 2021.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Palu, Farden Saino menjelaskan, konsultasi publik merupakan salah satu langkah yang harus dilakukan dalam pembentukan peraturan daerah P4GN tersebut.

Dengan konsultasi publik, masyarakat kata dia diharap bisa memberi masukan segala hal terkait penyusunan naskah Ranperda. Apalagi kasus penyalahgunaan Narkoba di Kota Palu saat ini sudah sangat tinggi. Karena itu kehadiran Perda tersebut nantinya diharapkan dapat menekan, mengendalikan sekaligus memberantas peredaran gelap Narkotika.

“Dengan adanya Perda ini, kedepan langkah-langkah konkrit bisa dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda kita dari Narkoba,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu, Burhanudin dalam kegiatan uji publik tersebut mengatakan penyalahgunaan Narkoba saat ini, sudah menyentuh seluruh segmen usia dan strata sosial masyarakat.

“Siapapun sudah menggunakan barang haram tersebut. Maka perlu penanganan yang sangat serius,”katanya.

Burhanuddin menyebut, dari 13 kabupaten dan kota di Sulteng, terdapat enam di antaranya yang masuk kategori rawan Narkoba. Sedangkan Sulteng sendiri menjadi provinsi peringkat empat nasional kategori peredaran Narkoba.

Dalam mengatasi permasalahan Narkotika lanjut Burhanuddin, sebenarnya bukan hanya tanggungjawab pemerintah dan instansi terkait saja. Namun juga merupakan persoalan bagi segenap elemen masyarakat.

BNN sendiri menurutnya telah melakukan tiga pekerjaan utama. Yakni upaya pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi. Ketiga hal tersebut nantinya yang akan disingkronisasi dalam Ranperda P4GN tersebut.

“Kami bersama DPRD Palu, Pemkot Palu telah merancang dan menyusun rancangan Perda ini. Semoga kita semua bersepakat bahwa masalah Narkoba merupakan masalah kita bersama. Sehingga Perda ini bisa bermanfaat masyarakat,”katanya.

Burhanuddin lebih jauh mengatakan, bahwa dengan adanya Perda tersebut akan jadi payung hukum larangan penjualan lem fox kepada anak-anak. Karena sejauh ini tak ada regulasi untuk hak tersebut sehingga membuat anak-anak mudah membeli untuk disalahgunakan.

“Dengan adanya Perda ini bisa mengatur agar pedagang lem fox tidak menjual barang tersebut kepada anak-anak”demikian Burhanuddin. (mdi/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital