Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Kakanwil Kemenag Sulteng: Moderasi Beragama Jangan Dipahami Parsial

PALUEKSPRES, PALU– Kementerian Agama (kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Orientasi Penguatan Moderasi Beragama bagi Ormas Keagamaan dan Pemuda Lintas Agama se-Sulawesi Tengah, Senin (27/12/2021), di Hotel Santika Palu.   

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulteng Drs Ulyas Thaha, M.Pd mengatakan pelaksanaan orientasi penguatan moderasi beragama ini  untuk meluruskan  pemahaman sebagian masyarakat yang salah kaprah selama ini mengenai moderasi beragama.

“Ada masyarakat yang salah memahami bahwa moderasi beragama itu hanya akan melemahkan keyakinan beragama seseorang,” kata Kakanwil Kemenag Sulteng Ulyas Thaha saat menyampaikan materinya pada Orientasi Penguatan Moderasi Beragama yang diikuti 200 peserta dari Ormas Keagamaan dan Pemuda Lintas Agama se-Sulteng.

Kakanwil Kemenag  menekankan, yang perlu pertama kali dipahami di sini adalah  pengertian antara moderasi agama dan moderasi beragama.

Menurutnya, moderasi agama itu sudah tak perlu lagi dilakukan karena datangnya dari yang Maha Kuasa.  “Moderasi agama itu tidak perlu lagi dilakukan karena datangnya dari Allah Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Namun yang perlu dilakukan di sini  katanya, adalah moderasi beragama. Yaitu memberi pemahaman kepada masing-masing pemeluk agama bahwa setiap pemeluk agama meyakini bahwa agamanya benar.  Tapi di saat yang sama tak boleh menyalahkan agama orang lain.

“Jadi  sampai di sini sudah bisa dipahami pengertian antara moderasi agama dengan moderasi beragama,” kata Kakanwil.   

Olehnya, ia menyarankan memahami moderasi beragama jangan dipahami parsial. Sebab, memahami secara  parsial  tentunya akan membuat keliru mengartikan apa itu moderasi beragama.

Berangkat dari pemahaman moderasi beragama tersebut, setiap pemeluk agama tentunya juga akan mengimplementasikan toleransi beragama tanpa pemahaman keliru.

Menurutnya, toleransi agama jangan diartikan mencampuradukkan keyakinan yang dianut oleh setiap pemeluk agama. Misalnya, saat momen Hari Raya Natal, pemeluk  agama lain  ramai-ramai menggelar salawatan di gereja. “Ini salah kaprah, sama saja kita tidak menghargai umat di gereja. Bagaimana kalau umat Nasrani menggelar kidung agamanya di masjid, tentu umat Muslim merasa tidak dihargai,” ujarnya.

Sekali lagi ia menekankan, jangan salah memaknai toleransi. Toleransi beragama itu pada intinya tidak memaksakan orang lain untuk mengikuti agama yang dianut oleh seseorang. “Ketika toleransi ditempatkan pada koridor yang benar, kehidupan ini akan menjadi indah,” kata Kakanwil menutup materinya. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital