Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Sulteng “Naturalisasi” Dua Atlet Renang Nasional, Sejumlah Atlet

Ketua Umum KONI Sulteng M. Nizar Rahmatu saat memberikan keterangan pers di Kantor KONI Sulteng, Rabu (5/1/2022). Foto: Kiriman Agus Manggona

PALUEKPRES, PALU– Ketua Pokja Sulteng Emas, Ronny Tanusaputra  mengatakan telah mendatangkan atlet-atlet nasional di skuad Sulteng guna menyukseskan Program Sulteng Emas 2024 dengan terget 10 medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut,  merupakan strategi agar atlet-atlet Sulteng bisa lebih giat dan kontinyu dalam berlatih.  Sehingga, dalam event Nasional bisa menyumbangkan medali emas.

“Kami telah menaturalisasi dua atlet renang Nasional,  Azzahra Permatahani dan Sofia Kemala Fatiha,” kata Ronny Tanusaputra pada jumpa pers di Kantor KONI Sulteng, Rabu (5/1/2022).

Pojka Sulteng kata Ronny, juga tengah melakukan komunikasi dan negosiasi dengan beberapa atlet nasional lainnya.  Seperti atlet biliar, Ismail Kadir peraih dua medali emas di PON XX Papua. Kemudian atlet tenis lapangan Christopher Rungkat dan atlet dayung.

Sementara atlet panjat tebing  asal Sulteng Aspar Djaelolo yang saat ini memperkuat kontingen DKI Jakarta, akan kembali  ke tanah luluhurnya guna memperkuat Tim Sulteng bersama sang istri dan beberapa atlet panjat tebing lainnya.

“Semoga dengan bonus Rp 1 Miliar bagi peraih medali emas ini, akan menjadi triger atau pemicu semangat atlet-atlet Sulteng dalam mengibarkan bendera Sulteng di PON Aceh-Sumut,” tegas Ronny didampingi Sekretaris Pokja Sulteng Dr.  Gunawan, Ketua Harian KONI Edison Ardiles, Bendum Andi Nur B Lamakarate, Ketua Binpres Dr Humaidi serta Direktur Eksekutif Muh Warsita.

Ditambahkan Nizar Rahmatu, pihaknya saat ini membuka ruang  dan kesempatan kepada seluruh atlet. Ini hanya di tahun 2022.  Jika melewati tahun 2022,  maka Sulteng sudah menutup diri. Mengapa.? karena kuncinya ada di  Pra PON Tahun 2023.

” Yang jelas kami siap membuat pernyataan hitam di atas putih serta  kontrak terhadap atlet-atlet yang mau bergabung dengan skuad Sulteng baik itu putra-putri asli daerah maupun atlet dari luar yang mau bergabung dan bersedia membawa bendera Sulteng di PON Aceh-Medan Tahun 2024 mendatang.  Alhamdulillah Pokja Sulteng siap dengan Nol APBD,” pungkasnya. (rls/bid)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital