PALUEKSPRES, JAKARTA — Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyatakan telah mengantongi identitas pelaku penyerangan dan pembakaran tempat karaoke Double O di Sorong Timur, Papua Barat.
Meskipun demikian Polisi belum melakukan penangkapan.
“Pelaku dalam kasus sudah teridentifikasi, namun belum dilakukan penangkapan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Rabu (26/1/2022) dilansir Fajarcoid.
Jenderal bintang satu itu menambahkan saat ini tim penyidik masih bekerja di lapangan untuk mengetahui pemicu kebakaran tersebut.
Menurutnya, polisi juga masih menyelidiki asal api yang menghanguskan tempat karaoke serta mengakibatkan 18 orang meninggal dunia itu.
“Sumber api kebakaran gedung tempat karoke ini masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan. Jadi, tunggu saja dari penyidik,” kata Ramadhan.
Lebih lanjut Ramadhan memastikan bahwa saat ini situasi di Sorong Timur aman terkendali. Pengamanan dilakukan oleh Polda Papua Barat, dan Polda Papua.






