Sabtu, 8 Agustus 2026
Opini  

Kejutan Cudi di Donggala

Amran Amier

Oleh: Amran Amier

MANTAN Wali Kota Palu dua periode 2005-2015, Rusdy Mastura membuat kejutan. Pria yang akrab disapa Cudi itu, tanpa gembar-gembor, tiba-tiba disepakati menjadi Ketua Partai Golkar Donggala. Ini sebuah kejutan dari Cudi yang pernah menjadi Ketua Partai Golkar Palu.

Cudi menjadi Ketua Golkar di Donggala jelas sebuah berita. Sebuah kejutan. Nyaris tak ada yang menduga hal ini akan terjadi. Karena pascamelepas jabatan Wali Kotanya, lalu kalah dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2015, Cudi sebetulnya sudah memegang jabatan strategis dan penting di Partai Golkar Sulawesi Tengah yang dipimpin sohibnya Arus Abdul Karim.

Sebagai politisi senior yang pernah menjadi Ketua Harian Partai Golkar Sulawesi Tengah di era Aminuddin Ponulele, jelas menjadi ketua Golkar di kabupaten, bukan sebuah lonjakan prestasi bagi Cudi. Ia memang memiliki kemampuan untuk itu. Dalam sebutan lain, menjadi ketua partai di level kabupaten/kota bukanlah level Cudi.

Artinya, Cudi turun tingkat juga prestise dengan itu? Bisa iya, bisa tidak. Secara level personal memang ada kesan Cudi turun tingkat, namun secara strategis dan kepentingan partai, ada rencana apik tentu yang tengah dimainkan Cudi dan kawan-kawannya di Golkar.

Sebagai pemimpin yang komunikatif dan merakyat, Cudi memang dikenal di Donggala, tak hanya di Palu yang dipimpinnya bertahun-tahun. Bahkan nama Cudi masih bergaung di sejumlah daerah yang jauh dari Palu. Hasil Pilgub Sulawesi Tengah dimana Cudi memenangkan suara rakyat di sejumlah kabupaten/kota adalah bukti betapa Cudi memiliki basis di masyarakat yang kuat.

Jadi, jangankan menjadi Ketua Golkar di Donggala, di kabupaten manapun di Sulawesi Tengah, rasanya Cudi punya kemampuan dan dukungan untuk menjadi ketua.

Pertanyaannya, mengapa Cudi memilih Donggala? Apakah Cudi akan ikut serta dalam Pemilu Kepala Daerah Donggala yang bakal dihelat tahun depan? Bisa jadi iya. Bila benar, maka kehadiran Cudi bakal menjadi pekerjaan rumah yang teramat berat bagi para persona yang ingin bertarung di Donggala. Termasuk bagi Kasman Lassa, Bupati Donggala saat ini, yang kesannya masih akan mencalonkan lagi untuk periode keduanya.

Ini semua masih teka-teki. Ada banyak spekulasi, ada banyak terkaan. Yang pasti, ini adalah sebuah kejutan dari Cudi.

Penulis merupakan mantan Ketua AJI Palu

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital