Beatrice Gumulya, petenis profesional Indonesia mengisi gelaran acara coaching clinic bersama sejumlah petenis junior. Gelaran ini bertepatan dengan CBR Junior Tennis Championship di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, 26-28 Agustus 2022.
Sayangnya, untuk efektifnya coaching clinic ini, hanya 40 orang anak yang mendapat kesempatan berbagi ilmu dengan Beatrice Gumulya.
Pada kesempatan itu, puluhan anak ini mendengarkan langsung pengalaman petenis profesional itu berlaga di sejumlah pertandingan tenis nasional dan internasional. Tentu saja, para anak-anak ini mendapat kesempatan bertanding dengan petenis perempuan kelahiran 1 Januari 1991 ini.
Seperti diketahui, Beatrice memulai debutnya sebagai petenis pro saat berusia 14 di sebuah turnamen ITF di Jakarta. Pada 2008 ia dan pasangannya Jessy Rompies mencapai semifinal Kejuaraan AS Terbuka Junior. Dia juga mencapai semifinal di Kejuaraan Australia Terbuka Junior 2009, saat ini ia berpasangan dengan Noppawan Lertcheewakarn dari Thailand. Gumulya aktif di sirkuit ITF pada 2010.
Sekarang dia terdaftar di Universitas Clemson pada musim gugur 2011.
Manager CBR Foundation, Berni menyatakan bahwa coaching ini adalah bagian dari upaya mereka menjaring bibit-bibit atlet tenis usia dini di wilayah Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya.
“Tujuannya untuk mengenalkan tenis ke anak-anak usia dini. Selama ini saya lihat tenis masih berjarak dengan masyarakat. Kurang dikenal. Padahal secara infrastruktur kita punya potensi,” kata Berni.
Memang, untuk menggaet bibit-bibit atlet tenis usia dini bukanlah pekerjaan mudah. Namun, ia optimis kejuaraan-kejuaran tenis junior yang digelar CBR Foundation dirangkaian dengan coaching clinic akan bermanfaat menjaring bibit unggul petenis pro sejak dini.
Harapan serupa pun diungkapkan Beatrice.
“Tentu saja ini tidak bisa serta merta atau instant. Tetapi bila kita serius, rutin dan berkesinambungan pasti akan ada hasilnya,” kata Beatrice penuh optimisme. ***






