Buol, PaluEkspres.com – Salah satu honorer di SMA Negeri 1 Biau Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) memanfaatkan momen kunjungan kerja (Kunker) Wakil Gubernur M’mun Amir ke sekolah itu, Senin (23/10/2023).
Saat sesi diskusi yang dipandu Kepala SMA Negeri 1 Kramat, Hotman Pondungge, S.Pd, M.Pd, guru honorer tersebut mengadukan nasibnya yang tak kunjung terangkat, baik sebagai PNS maupun sebagai PPPK. Sehingga, ia mewakili rekan-rekan sejawatnya sesama honorer guru di Buol agar bisa diangkat melalui jalur PPPK.
Wagub Sulteng Ma’mun Amir menjelaskan, penentu kelulusan seorang guru honorer adalah diri sendiri melalui hasil testing. Hal tersebut sudah menjadi aturan dari BKN pusat.
Seorang guru honorer yang dinyatakan lulus PPPK kata Wagub Ma’mun, memiliki hak seperti PNS, bisa perjalanan dinas, naik pangkat dan sebagainya. Hanya satu hal yang membedakannya, tidak .mendapatkan gaji setelah pensiun.
Pada kunjungan ke SMA Negeri 1 Kramat usai mengunjungi SMK Negeri 1 Biau dan diterima Kepala SMK Drs. Eddy Akkas bersama dewan guru, Wagub juga menjelaskan program merdeka belajar yakni sekolah diberikan kesempatan untuk kreatif dan inovatif dengan kerjasama dengan pihak ketiga. Tujuannya, setelah seorang siswa selesai menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah dapat segera bekerja sesuai kompetensinya
“Saya mengimbau kepada para siswa SMA dan SMK untuk menjaga diri masing-masing dan jangan berpikir untuk berkeluarga sebelum waktunya,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, salah satu kunci kesuksesan harus hormat dan menghargai orang tua terutama ibu. Hal tersebut karena seorang ibu memiliki tugas yang sangat berat yakni mengandung, melahirkan, menyusui, memelihara serta mendidik.
Mengakhiri kunjungan kerja, Wagub beserta rombongan meninjau usaha tani di Desa Ngune, Kabupaten Buol
Kunker Wagub Sulteng ke Buol didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. Farid Rifai, Kadis Kesehatan dr. I Komang Adi Sujendra, Sp, PD, Kalakhar BPBD Dr. Ir. Aktris Fattah, MM, Kadis Perkimtan Abd. Haris Karim, ST, MM, Kepala BPSDM Dr. Adijoyo Dauda, M. Si, pengusaha Buol, bapak Muammar, Ketua Bidan Sulteng, Kabag Umum Setdaprov, Kabag Rumah Tangga Setdaprov, Kabid SMA/SMK dan pejabat terkait lainnya. (bid/paluekspres)






