Minggu, 9 Agustus 2026

Duh, Hanya 10 Persen Produsen Makanan Bersertifikat Halal

PALU EKSPRES, BANJARMASIN – Direktur LPPOM MUI Kalimantan Selatan Udiantoro mengatakan, masih sedikit pengusaha yang berusaha mendaftarkan usahanya di lembaganya.

“Paling yang daftar baru sepuluh persen, lah,” ujar Udiantoro sebagaimana dilansir Radar Banjarmasin, Kamis (30/1).

Dari segelintir itu, lebih dari 50 persen sertifikat halalnya sudah kedaluwarsa. Padahal, sertifikat halal itu sangat penting, terutama bagi konsumen di Kalsel yang mayoritas adalah umat muslim.

“Bahkan ada yang pasang simbol halal padahal dari kita belum ada verifikasinya,” kata Udiantoro.

Dia mengungkapkan, total usaha yang terdaftar sebanyak 355. Jumlah itu terdiri dari usaha pengolahan makanan dan minuman, catering, rumah makan, dan rumah potong. Dari total usaha itu baru 269 usaha yang memperpanjang sertifikat halalnya.

“Itu memang harus ada pembaruan tiap dua tahun sekali,” tambah Udiantoro.

Apakah sulit memperoleh sertifikat halal? Ternyata tidak juga.

Pengusaha kecil cukup membayar di kisaran Rp 1,3 juta. Di sana ada biaya pendaftaran Rp 100 ribu dan biaya honor dua auditor, masing-masing Rp 350 ribu.

Untuk usaha besar, dana yang dikeluarkan juga lebih banyak. Nominalnya bisa lebih dari Rp 3 juta.

“Karena yang besar sebenarnya memberikan subsidi yang kecil,” jelas Udiantoro.

(zal/ran/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital