Sabtu, 8 Agustus 2026

Sudah Banyak Tenaga Kerja Indonesia di Kawasan IMIP Menduduki Posisi Manajerial

Sudah Banyak Tenaga Kerja Indonesia di Kawasan IMIP Menduduki Posisi Manajerial
(Dari kiri ke kanan) Abdullah K Mari (Sekretaris AMSI Sulteng), Emilia Bassar (Communications Director PT IMIP) dan Dedy Kurniawan (Media Relations Manager PT IMIP) pada pelatihan jurnalistik ekonomi dan industri di Era transformasi digital, Rabu (21/5/2025), di Swiss Belt Hotel Silae Palu. Foto: Ari Qadri

Palu, PaluEkspres.com – Jumlah karyawan di Kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) per tanggal 3 Mei 2025, sebanyak 85.423 orang. Dari total jumlah itu, 93 persen merupakan tenaga Indonesia dan sekitar 6 persen berasal dari tenaga kerja asing (TKA).

“Kalau mau head to head, masih jauh jumlah tenaga kerja kita, terutama dari lokal Sulawesi dibanding dengan TKA,” kata Dedy Kurniawan, Media Relations Manager PT IMIP pada pelatihan jurnalistik ekonomi dan industri di Era transformasi digital. Pelatihan yang digelar PT IMIP ini berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Mei 2025 di Swiss-Belhotel Palu.

Dari total tenaga kerja tersebut kata Dedy, sudah banyak di antara tenaga kerja Indonesia berada di level manajerial.

Misalnya, Sulawesi Mining Industri (SMI), salah satu tenant yang berada di Kawasan IMIP, sejumlah tenaga kerja Indonesia sudah menempati posisi sebagai manager dan survervisor, dari total 2.100 karyawan dengan persentase 97 persen tenaga kerja Indonesia. Bahkan, ada di antaranya menduduki posisi sebagai superintendent.

Hanya saja untuk mencapai posisi tersebut memang tak mudah, dibutuhkan pembelajaran dan alih keahlian teknologi. Sebagai ilustrasi kata Dedy, SMI dengan posisi tenaga kerja Indonesia yang sudah mencapai 97 persen, membutuhkan kurang lebih 6 tahun untuk proses transfer keahlian teknologi.

Dedy mengakui, memang cukup sulit dan membutuhkan waktu yang agak lama untuk transfer keahlian teknologi tersebut.

“Makanya, kami setiap bulan menggelar pelatihan untuk transfer keahlian teknologi dari enggenering China ke karyawan Indonesia,” kata Dedy.

Dedy menambahkan, terdapat empat level pekerjaan yang ada di Kawasan IMIP, yakni low-skill, skill, pakar, dan manajerial. Uniknya, banyak tenaga kerja Indonesia lebih memilih berada di bawah posisi manajemen. Alasannnya, tenaga kerja lokal lebih memilih mengejar lembur dibanding harus menduduki posisi manajerial. Sebab di level ini, tak ada kerja lembur. “Tapi di bawah level manajemen, masih ada lembur,” ujarnya. (fit/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital