Selasa, 11 Agustus 2026

CKG Sekolah, Membangun Budaya Sehat Sejak Dini

Tangerang Selatan, PaluEkspres.com – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah resmi diluncurkan pada Senin, 4 Agustus 2025. Pemerintah jemput bola ke sekolah untuk melakukan deteksi dini masalah-masalah kesehatan siswa, agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

“Hari ini pemerintah jemput bola datang ke sekolah untuk memeriksa kesehatan anak-anak sekolah mulai dari SD, SMP, dan SMA atau yang sederajat. Jadi anak-anak sedini mungkin ada deteksi awal potensi-potensi penyakit yang kemudian bisa berbahaya dan bisa ditangani secepat mungkin sehingga tidak berbahaya,” kata Kepala Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi saat melihat pelaksanaan CKG Sekolah di SMA 6 Tangerang Selatan, Senin (4/8/2025).

Hari ini, pemerintah secara serentak meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah, mulai jenjang SD hingga SMA. Di SMA 6 Tangerang Selatan, sebanyak 1.225 siswa menjalani pemeriksaan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan status gizi, gula darah, hemoglobin (HB), mata, telinga, hingga gigi. Sebanyak 13 petugas dari Puskesmas Pamulang, yang terdiri dari dokter, perawat, dokter gigi, dan ahli gizi (nutrisionis), dikerahkan untuk menjalankan program ini.

Hasan menjelaskan, program CKG di sekolah diharapkan mampu mengubah kebiasaan kurang baik menjadi pola hidup sehat melalui edukasi yang diberikan. Misalnya, siswa mengetahui cara menggosok gigi dengan benar atau membersihkan telinga dengan tepat.

“Mereka juga tahu menjaga pola makan, menjaga kebugaran, sehingga nanti saat datang ke fasilitas kesehatan itu tidak lagi ketika sakit, tapi ketika sehat pun datang ke fasilitas kesehatan,” jelas Hasan.

Tidak hanya anak-anak sekolah, kata Hasan, masyarakat umum pun bisa datang ke fasilitas kesehatan selagi sehat. Tujuannya, agar masyarakat mengetahui potensi penyakit yang diderita sehingga dapat menjaga pola hidup dan membudayakan gaya hidup sehat.

“Jadi penyakit-penyakit yang kemudian berbahaya bisa diminimalkan atau bahkan dihilangkan dari tubuh kita. Jadi kita semua bisa lebih sehat,” tutup Hasan.

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Asnawi Abdullah menambahkan, CKG di sekolah diharapkan dapat membangun budaya dan perilaku hidup sehat sejak dini.

“Kita menganggap sekolah itu menjadi pintu masuk untuk membangun budaya hidup sehat dan kita harus mulai dari sekolah,” tegasnya.

Menurut Asnawi, membiasakan budaya hidup sehat kepada siswa lebih mudah dibandingkan mengedukasi orang dewasa.

“Mengubah perilaku merokok saja untuk berhenti itu sulit, tetapi kalau anak-anak sekolah jauh lebih mudah,” ujarnya.

Ia berharap budaya hidup sehat yang dimulai dari sekolah dapat terus berlanjut sampai mereka dewasa.

“Itulah kenapa kita memandang sekolah ini menjadi entry point yang baik untuk membangun budaya bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu siswa penerima manfaat program ini di SMA 6 Tangerang Selatan mengaku antusias menjalani pemeriksaan.

“Sempat deg-degan pas pemeriksaan darah aja, tapi setelah itu enggak apa-apa,” kata Aryo Gustian Wisesa, siswa kelas X.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization