Kamis, 30 April 2026

Program 3 Juta Rumah untuk Selesaikan Ketimpangan

Jakarta, PaluEkspres.com – Program pembangunan dan renovasi 3 juta rumah yang menjadi salah satu dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk mengurangi ketimpangan sosial ekonomi masyarakat di Tanah Air.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri.Hamzah, dalam Diskusi Publik bertajuk

“Rumah Untuk Semua: Strategi Pemerintah
Mempercepat Akses Hunian Layak” di Jakarta, Rabu (6/8/2025).

“Program perumahan ini akan memberikan efek menyelesaikan ketimpangan secara masif. Karena itu sejak awal Satgas mengusulkan pembangunan sektor perumahan yang masif.

Dan itu sudah menjadi janji kampanye (Presiden). 1 juta rumah di desa, 1 juta di kota, dan 1 juta di pesisir,” kata Fahri.

Program ini digulirkan pemerintah sebagai solusi dari permasalahan permukiman. Di mana jutaan keluarga Indonesia belum memiliki rumah yang layak. Berdasarkan data, sebanyak 9,9 juta keluarga belum punya rumah (backlog kepemilikan), dan 26,9 juta lainnya tinggal di rumah yang tidak layak huni (backlog kelayakan).

Untuk mewujudkannya, Fahri menjelaskan tiga langkah prioritas: renovasi 2 juta rumah di desa, pembangunan 1 juta rumah baru di perkotaan melalui kemitraan strategis dengan
sektor swasta, serta penataan kawasan pesisir.

“Ternyata di desa, orang perlu renovasi. Maka di dalam program yang sudah disetujui
kementerian keuangan itu kami taruh 2 juta (rumah) untuk direnovasi,” ujar Fahri.

Sementara itu, untuk pembangunan 1 juta rumah di kota, Fahri menyoroti mahalnya harga tanah. Menurut dia harga tanah di kota sudah tidak masuk akal sehingga masyarakat kini berpindah ke pinggiran untuk mendapatkan hunian yang layak.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777