Jakarta, PaluEkspres.com – Pengurus Besar Persatuan Menembak Indonesia (PB Perbakin) melantik pengurus provinsi (Pengprov) DKI Jakarta, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Pelantikan berlangsung di Final Hall 10 meter, PB Perbakin, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).
Ketua Umum PB Perbakin Letjen (Purn) Joni Supriyanto menegaskan pentingnya peningkatan prestasi atlet di seluruh daerah, tidak hanya bagi pengurus yang baru dilantik.
“Prestasi itu bukan sekadar angka. Saat kita menerima medali, bendera Merah Putih naik dan lagu kebangsaan dikumandangkan di ajang dunia, di situlah harkat dan martabat bangsa terangkat,” kata Joni dalam sambutannya.
Joni juga meminta seluruh jajaran Perbakin di Indonesia untuk bekerja lebih serius dalam pembinaan atlet. Ia mencontohkan keberhasilan Jawa Barat yang konsisten menghadirkan pelatih asing dalam jangka panjang.
“Kenapa Jawa Barat maju? Karena mereka serius. Mereka datangkan pelatih dari Korea sampai 12 tahun berturut-turut,” ujarnya.
PB Perbakin saat ini terus memperkuat program pembinaan dengan berbagai kerja sama internasional. Di antaranya melalui training camp di India untuk persiapan Asian Games yang dilakukan dalam dua periode, serta partisipasi dalam sejumlah kejuaraan di Kazakhstan dan China.
Selain itu, Perbakin juga tengah menerima program training camp dari Malaysia, dan sebelumnya dari Korea Selatan. Bahkan, saat ini terdapat tiga pelatih asing dari India, Korea, dan China yang membantu pembinaan atlet nasional.
“Kita juga dibantu pelatih dari Singapura setiap akhir pekan. Ini bentuk kolaborasi karena yang benar-benar mencintai olahraga menembak tidak banyak, jadi kita harus saling berbagi yang terbaik,” ujar Joni.
Ia menegaskan komitmennya yang telah memasuki tahun kedelapan memimpin Perbakin untuk terus mendorong prestasi hingga level tertinggi.
“Motto saya sederhana, melangkah bersama dan berprestasi. Mimpi saya, ada atlet Indonesia yang bisa jadi juara Olimpiade,” tegasnya.
Terkait Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, Joni menyebut cabang olahraga menembak akan digelar di Jakarta. Ia juga menyoroti sejumlah daerah yang telah memiliki fasilitas memadai seperti Aceh, Jawa Barat, Palembang, Jawa Tengah, hingga Papua.
“Perbakin ini menyatukan kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Pengprov Perbakin NTB H. M. Izzul Islam mempertanyakan keputusan penentuan venue menembak PON 2028 yang dipusatkan di Jakarta, bukan di NTB-NTT sebagai tuan rumah.
Menurutnya, NTB telah memiliki fasilitas yang layak, termasuk Lapangan Tembak Sandek yang menjadi basis Perbakin Rinjani Shooting Club.
Meski demikian, Izzul tetap menyampaikan apresiasi kepada PB Perbakin, khususnya kepada Ketua Umum Joni Supriyanto atas perhatian terhadap pengembangan menembak di NTB.
“Kami berterima kasih atas dukungan PB Perbakin. Kami di NTB berkomitmen untuk terus meningkatkan prestasi atlet menembak,” ujarnya. ***






