Senin, 10 Agustus 2026

Qodari Bicara Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan II 5,29 Persen: Tidak hanya Solid, tapi Juga Berkualitas

Jakarta, PaluEkspres.com – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 yang mencapai 5,29 persen secara tahunan merupakan capaian yang tidak hanya solid, tetapi juga berkualitas.

Hal itu, lanjutnya, tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berjalan beriringan dengan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.

Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS menunjukkan bahwa sebanyak 430 ribu orang berhasil keluar dari jerat kemiskinan antara September 2025 hingga Maret 2026. Sementara itu, data BPS juga menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun sebanyak 24 ribu orang sepanjang Februari hingga Mei 2026.

“Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya solid secara angka, tetapi juga semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Qodari dalam keterangan resminya, Senin (10/8).

Lebih lanjut, Qodari mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut tidak lepas dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah gejolak eksternal. Hal itu, lanjutnya, tercermin dari pertumbuhan berbagai komponen pembentuk Produk Domestik Bruto (PDB).

Dari sisi konsumsi masyarakat, ia menyoroti pertumbuhan sebesar 5,06 persen secara tahunan yang menunjukkan bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga.

Qodari mengatakan bahwa hal tersebut antara lain didorong oleh kebijakan pemerintah untuk tidak menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, serta hadirnya efek pengganda (multiplier effect) dari berbagai program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ia kemudian juga menyoroti pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 6,87 persen, yang disebutnya sebagai bukti bahwa Indonesia masih dipandang sebagai destinasi investasi yang menarik di tengah ketidakpastian geopolitik.

“Dari sisi investasi, pemerintah terus mendorong penanaman modal pada sektor hilirisasi sumber daya alam. Pemerintah juga berkomitmen menuntaskan berbagai hambatan investasi melalui Satuan Tugas Debottlenecking,” imbuh dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tersebut pada semester II 2026.

Salah satu upayanya adalah melalui Paket Stimulus Ekonomi Semester II senilai Rp26,34 triliun yang mencakup bantuan pangan bagi 33,4 juta penerima manfaat, insentif tarif transportasi selama libur sekolah serta periode Natal dan Tahun Baru, serta program magang nasional dan pelatihan vokasi bagi angkatan kerja muda.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah juga berkomitmen mempertahankan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun.

Dalam jangka panjang, pemerintah akan terus memperkuat momentum pertumbuhan melalui pengembangan sektor-sektor produktif, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan dan energi, transformasi digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Seluruh langkah tersebut akan diiringi dengan kebijakan yang menjaga stabilitas makroekonomi, memperkuat daya saing nasional, serta meningkatkan kepercayaan dunia usaha dan para investor,” tutur Qodari.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization