Sabtu, 8 Agustus 2026

Disnakertrans Sulteng Bakal Survei KHL

Indeks

PALU,PE – Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulteng pada Agustus mendatang, akan melakukan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di 13 kabupaten dan kota se Sulteng.
“Agustus tim Disnakertrans Sulteng akan melakukan pendataan KHL, ini dilakukan untuk penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2016,” jelas Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Disnakertrans Sulteng, Joko Pranowo kepada media ini Rabu, 29 Juli 2015.

Kata Dia, penetapan UMP 2016 itu selambat-lambatanya awal November. Sehingga awal Agustus tim bentukannya harus turun dan melakukan survei KHL di semua kabupaten dan kota.

“Jadi nanti kabupaten yang terendah KHL-nya akan menjadi patokan Disnakertrans untuk menetapkan UMP,” ujarnya.

Joko menjelaskan penetapan UMP Sulteng pada 2015 mengambil KHL terendah yaitu Kabupaten Poso sebesar Rp1,5 juta. Jadi, lanjut dia, semua kabupaten dan kota tidak boleh menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) dibawah UPM, tapi boleh di atasnya. Pada 2015 ini kabupaten yang tertinggi upah minimunya yaitu Kabupaten Morowali Rp1.8 juta.

Di Sulteng sendiri masih ada 7 kabupaten yang belum mempunyai tim penetapan UMK. Yaitu Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Luwuk, Banggai Laut, Banggai Kepulauan dan Tojo Una-una.

“Namun Luwuk dan Banggai Laut tahun ini sudah mempunyai tim tersebut, sehingga UMK tahun 2016 mereka bisa tentukan besaran di masing-masing daerah,” ungkapnya.

Joko juga menjelaskan kalau pihaknya masih kekurangan tenaga pengawas dan pemeriksa perusahaan, sehingga penetapan UMP masih belum maksimal. Banyak perusahaan yang masih menyimpang dari kesepakatan bersama ini.

“Kami hanya punya 29 tanaga pengawas yang harus melakukan pengawasan di dua ribu lebih perusahaan se Sulteng. Dan setiap tahunnya, satu pengawas hanya mampu melakukan pemeriksaan data perusahaan sebayak 60 perusahaan jadi banyak perusahan belum terpantau,” ungkap dia.

Meskipun demikian dia berharap, agar semua perusahaan yang telah memiliki lebih dari 9 tenaga kerja harus menerapkan keputusan UMK. Karena kata dia UMK itu diputuskan bukan secara sepihak melainkan bersama semua lembaga terkait. (gus)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital