Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Visi-Misi Gagal, Hidayat Salahkan Pejabat Eselon II

Walikota Palu, Hidayat

PALU EKSPRES, PALU – Walikota Palu Hidayat mengeluhkan kinerja pejabat Eselon II lingkup Pemkot Palu. Dia menilai, kinerja Eselon II lambat dan cendrung memunculkan kesan sengaja menghalang-halangi realisasi visi-misinya.

“Saya gelisah melihat pejabat kita ini. Tidak ada perubahan mindset. Lambat,” keluh Hidayat dalam rapat evaluasi satuan tugas (satgas) kebersihan, keindahan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan (K5), Jumat 5 Mei 2017 di kantor walikota.

Hidayat bahkan berasumsi, ada pejabat Eselon II yang sudah mulai menerima bisikan politik. Kemudian sengaja memperlambat program organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpinnya.

Tujuannya kata Hidayat, bisa jadi agar dirinya dianggap tidak berhasil melaksanakn visi-misi.

“Saya berhak berasumsi begitu. Siapa tau memang ada kepala dinas yang ingin mencalonkan diri, lalu menghambat program kerja. Supaya saya tidak dua periode,”ujarnya.


Tidak mengapa kata Hidayat jika memang ada pejabat bermaksud demikian. Tetapi paling tidak, dalam periodenya ini pejabat bersangkutan menyelesaikan dulu tugas-tugas dalam rangka mewujudkan visi-misi yang ia emban.

“Silahkan kalau punya niat mencalonkan walikota. Tapi tuntaskan dulu tugas yang menjadi tanggungjawab dalam periode saya ini,”tuturnya.

Menurut Hidayat asumsinya tidak berlebihan. Pasalnya ada pejabat yang tidak menyelesaikan tugas, meski hanya tugas ‘seujung kuku’.Contohnya tugas untuk mengedarkan surat pemberitahuan ke seluruh pejabat-pejabat lurah terkait adanya peraturan daerah tentang pemberian nama jalan, bangunan dan taman.

“Ternyata surat itu belum ada yang sampai di kelurahan. Hanya untuk hal sekecil ini saja tidak selesai, padahal itu sudah saya perintahkan hampir tiga bulan silam,” bebernya.

Demikian halnya soal program anggaran tahun 2017. Hingga awal Mei ini belum ada satupun OPD yang memulai tender pekerjaan. Padahal, program itu sudah pembangunan sudah mendesak dan harus segera berjalan.

“Ini apa maksudnya. Masa hingga Mei ini belum ada tender yang dimulai. Ini memperlambat apa yang sudah disusun untuk memulai pembangunan,”jelasnya.

Begitu pula soal anggaran pembinaan pemuda ditingkat kelurahan. Dia mengaku baru mengetahui jika dana itu belum tersalur di masing-masing kelurahan. Setiap kelurahan menurutnya mendapat kucuran anggaran Rp30juta untuk melaksanakan event olah raga antar lingkungan dalam satu kelurahan.

“Bagaimana mau jalan kalau dananya belum ada. Saya minta para Lurah segera koordinasikan ini ke badan pengelolaan keuangan. Saya tidak tau kenapa mesti lambat begitu,”kesal Hidayat. Hidayat dalam kesempatan itu akhirnya mengutarakan dalam waktu dekat akan kembali merotasi pejabat di Eselon II ini. “Kalau tidak mau kerja ya sudah, gita ganti lagi,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital