Mudik yang baik tanggal 10 dan 11 Juni.
Nasional
Bos Terduga Teroris di Unri Sudah Ditembak Mati
Bos Terduga Teroris di Unri Sudah Ditembak Mati
JAKARTA – Densus 88 Anti Teror berhasil menggagalkan rencana kelompok teroris yang akan melakukan aksi pengeboman gedung DPR,
Densus menangkap tiga terduga teroris di Gelanggang Mahasiswa Unri (Universitas Riau). Seorang bernama M. Nur Zamzam, 33, ditetapkan menjadi tersangka kasus terorisme. Dari penyisiran petugas di tiga bom pipa, granat tangan rakitan dan sejumlah bahan peledak.
Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan di komplek Unri. Dimana terdapat tiga orang, yakni M. Nur Zamzam, Rio Bima Wijaya dan Saputra. ”Setelah penangkapan tersebut dilakukan olah tempat kejadian perkara (olah TKP) ,” jelasnya.
Sejumlah barang bukti ditemukan, diantaranya tiga bom pipa, sebuah granat tangan rakitan, bahan peledak TATP dan sejumlah zat kimia. Sesuai pemeriksaan, ternyata M. Nur Zamzam berencana melakukan penyerangan ke gedung DPR RI dan DPRD. ”Namun berhasil dicegah Densus 88 Antiteror,” paparnya.
Pembuat bom tersebut diduga Zamzam. Kemampuannya membuat bom itu kemungkinan berasal dari otodidak. Dalam olah TKP juga ditemukan sejumlah buku yang memuat tata cara untuk membuat bom dan ranjau, sekaligus bertahan hidup di alam.
”Dia juga diduga melakukan penyebaran informasi tentang tata cara pembuatan bom melalui telegram dan sebagainya. Ada sebuah grup di Telegram yang diikutinya ,” papar Setyo.
Dalam pemeriksaan terhadap tersangka M. Nur Zamzam diketahui akan melakukan aksi bom ke sejumlah tempat, diantaranya Gedung DPR RI dan gedung DPRD. ”Tersangkanya hanya satu, yang lainnya menjadi saksi dalam kasus tersebut,” terangnya.
M. Nur Zamzam diduga terkait dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), khususnya kelompok Batty Bagus Nugraha alias Kholid. Kholid ini tewas dalam penangkapan kelompok JAD di Bekas bulan lalu.
”Dia juga mengakui untuk penyerangan di Polda Riau, pelaku penyerangan memesan bom kepada Zamzam,” jelasnya. M. Nur Zamzam merupakan alumni dari UNRI.
Setyo menjelaskan bahwa sekarang dilakukan penelusuran kemungkinan adanya orang lain yang mengetahui terkait perakitan bom yang dilakukan Zamzam. ”Kalau sudah dapat akan disampaikan,” paparnya.
Menurutnya, penangkapan yang dilakukan di komplek UNRI tersebut telah berkoordinasi dengan pihak kampus. Terkait adanya protes pembawaan senjata ke kampus, sebenarnya eperlu dipahami bahwa pelaku telah menyiapkan bom.
”SOP-nya memang begitu, bawa senjata, bagaimana kalau masuk bawa tongkat, tapi bom sudah siap. Ya regulasinya begitu,” tuturnya.
(idr)
Sikapi Isu Mogok Pilot Garuda , TNI AU Siap Turun Tangan
Kondisi ini sangat merugikan perusahaan dan juga masyarakat luas.
Pengamat: Bila Perlu Jokowi Cium Kaki Amin Rais
Apalagi untuk memuluskan kepentingan Jokowi yang besar yakni mempertahankan posisi jabatan presidennya untuk terpilih kembali dua periode.
Komentar Ketum GP Ansor soal Pertemuan Prabowo-Amien Rais-Habib Rizieq di Mekkah
Di tanah suci itu mantan Danjen Kopassus akan melakukan umrah bersama dengan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Presiden PKS Sohibul Iman.
Prabowo-Amien-Rizieq Bertemu di Tanah Suci Bicarakan Ini
membicarakan secara umum berbagai persoalan bangsa saat ini
Pernyataan Kader PDIP soal Penyerangan Kantor Radar Bogor
Massa PDIP kembali menggeruduk kantor Radar Bogor dipimpin anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Diah Pitaloka dan politisi senior PDIP Kabupaten Bogor Rudi Harsa Tanaya.
Sikap Polri soal Penyerangan Massa PDIP ke Radar Bogor
Bilang aja kalau tidak mau minta maaf, kita ratakan Radar Bogor
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
