Sabtu, 8 Agustus 2026

Pernyataan Kader PDIP soal Penyerangan Kantor Radar Bogor

PALU EKSPRES, JAKARTA – Puluhan massa PDIP kembali mengepung Kantor Radar Bogor di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/6/2018).

Kedatangan mereka adalah kelanjutan dari penggerudukan sebelumnya yang memprotes pemberitaan di harian Jawa Pos Grup tersebut.

Tuntutan massa PDIP tetap sama dengan demo sebelumnya yakni mereka Radar Bogor meminta maaf atas pemuatan berita tentang gaji Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri Rp112 juta.

Mereka mempersoalkan headline Radar Bogor berjudul ‘Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp112 Juta.’ Menanggapi hal itu, politisi PDIP Masinton Pasaribu menegaskan bahwa aksi tersebut bukan merupakan instruksi dari DPP PDIP.

Aksi tersebut, kata Masinton, adalah aksi spontanitas atas pemberitaan di media tersebut sebelumnya.

“Partai tidak pernah menginstruksikan hal-hal seperti itu. Mungkin spontanitas,” kata Masinton, Jumat (1/6).

Di sisi lain, Masinton menilai gaji dan fasilitas yang didapat Megawati Soekarnoputri itu adalah hal yang wajar. Mengingat tanggungjawab dan beban yang ditanggung dalam BPIP. Karena itu, ia membantah jika Ketua Umum PDIP itu hanya ‘ongkang-ongkang kaki’ saja.

“Di BPIP ini mengabdi dan negara memberi fasilitas kepada tokoh bangsa untuk mengabdi terkait Pancasila. Bukan ongkang-ongkang kaki,” tegas Masinton.

Untuk diketahui, massa PDIP kembali menggeruduk kantor Radar Bogor dipimpin anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Diah Pitaloka dan politisi senior PDIP Kabupaten Bogor Rudi Harsa Tanaya.

Tuntutan massa PDIP tetap sama dengan demo sebelumnya yakni mereka Radar Bogor meminta maaf atas pemuatan berita tentang gaji Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri Rp112 juta.

Mereka mempersoalkan headline Radar Bogor berjudul ‘Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp112 Juta.’ Massa PDIP juga mempersoalkan pemuatan info grafis yang memasang foto Megawati.

“Kenapa hanya foto Megawati yang dimuat? Kan banyak anggota BPIP. Kenapa tidak dimuat semua fotonya,” ucap Rudy.

Setelah diberikan penjelasan oleh Pemred Radar Bogor Tegar Bagja Anugerah, massa PDIP tetap tidak terima. Tapi mereka tetap menuntut Radar Bogor menyampaikan permintaan maaf.

Bahkan, salah satu petinggi DPC PDIP Kota Bogor menyebut akan ada 1.000 kader dan simpatisan PDIP yang akan turun jika Radar tidak segera menyampaikan permintaan maaf.

“Ada 1.000 kader yang mau datang ke sini. Tapi saya nahan-nahan terus. Intinya mereka ingin Radar Bogor minta maaf,” tegasnya.

“Bilang aja kalau tidak mau minta maaf, kita ratakan Radar Bogor,” teriak yang lain.

(ruh/pojoksatu)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital