Jumat, 15 Mei 2026

Ini Fakta Penguasaan Asing di Indonesia

PALU EKSPRES, PALU – Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) Universitas Tadulako (Untad), yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu, menggelar perdana Focus Group Discussion (FGD), di ruangan sekretariat IKA Untad baru-baru ini.

Dalam gelaran FGD perdananya tersebut, dibahas mengenai pengaruh asing dalam berbagai sektor di Indonesia, di antaranya sektor ekonomi dan pendidikan.

Hadir sebagai narasumber, Akademisi Untad Moh. Akhlis Djirimu, Ph.D, yang memberikan pengantar seputar penguasaan asing pada sektor ekonomi Indonesia, serta hegemoni imperialisme ekonomi Tiongkok. Juga Dr. Asep Mahfudz, yang memberikan pengantar seputar Kedaulatan Pendidikan di Indonesia.

Salah seorang Pengurus IKA Untad, Dr. Muhd. Nur Sangadji menjelaskan, dipilihnya dua tema tersebut, berkaitan dengan dua momen yang kebetulan berdekatan di awal bulan Mei, yakni momen Hari Buruh Internasional (May Day) serta Hari Pendidikan Nasional.

“Insya Allah, forum diskusi ini akan rutin kita laksanakan, sebanyak dua kali dalam sebulan, dengan mengambil tema yang berkaitan dan berdekatan dengan waktu diskusi,” ujar Nur Sangadji, yang juga bertindak selaku moderator.

Dalam pengantarnya, sebagai pemateri pertama, Akhlis membeberkan beberapa data, terkait penguasaan asing di beberapa sektor ekonomi di Indonesia. Di antaranya, Akhlis menyebutkan, di bidang perbankan, penguasaan asing mencapai 50,6 persen dari aset perbankan nasional.

“Setidaknya, ada 12 bank swasta asing, seperti ANZ Banking Group Limited milik Australia dan New Zealand, Bank UOB Indonesia, Hong Kong Shanghai British Chin Asia Pasific Holdings (HSBC), CIMB Niaga dan OCBC Overseas Investment,” sebut Akhlis, di hadapan peserta diskusi terbuka tersebut.

Selain itu, ia juga menyebukan, sekitar 70 persen sektor migas di Indonesia telah dikuasai oleh Multinational Corporation (MNC/Perusahaan Multinasional) asing. Lalu, 75 persen menguasai pertambangan batubara, bauksit, nikel dan timah.

“Dan 85 persen tambang emas Indonesia dikuasai oleh asing,” imbuhnya.

Kemudian, di sektor jasa komunikasi, lanjut Akhlis, sejak dekade ini, juga telah dikuasai oleh pihak asing. Ia menyebut, saham Telkomsel Indonesia dikuasai oleh Sing Tel (Singapura). Saham XL Axiata, 66,5 persen dikuasai oleh Axiata Berhad (Malaysia). 65 persen saham PT Indosat dikuasai oleh Ooredo Asia (Qatar), serta 60 persen saham Hutchison Tri dikuasai oleh Hutchison Wampoa (Hong Kong).

Akhlis juga memaparkan, bahwa saat ini imperialisme Tiongkok telah menyebar di berbagai sektor ekonomi dunia. Di mencontohkan, kiprah Tiongkok di Amerika, salah satunya telah “menguasai” Walt-Mart, raksasa hypermarket dunia, yang pernah dilaporkan bahwa, sekitar 50-60 persen produk yang beredar di Walt-Mart Amerika, berasal dari Tiongkok.

Belum lagi pengaruh-pengaruh Tiongkok di sektor ekonomi dunia lainnya. Akhlis meyakini, dengan adanya hegemoni ini, akan menimbulkan kondisi “unfair trade” (perdagangan yang tidak merata).
Kondisi tersebut, menurutnya, akan melahirkan beberapa kondisi yang negatif, terkait ekonomi dunia, khususnya di kawasan Asia dan Asia Tenggara.

Di antara Kondisi tersebut, ialah negara-negara di Delta Mekong (Vietnam, Laos dan Kamboja) dan Indonesia, hanya bertindak sebagai pemasok bahan baku bagi industri manufaktur Tiongkok. Sementara Tiongkok membanjiri produk-produk murah meriah, dengan kualitas rendah di negara tadi.

Hal ini diperparah lagi kawasan Delta Mekong belum menjadi anggota WTO (Organisasi Perdagangan Dunia).
Selain itu, lanjutnya, Tiongkok sebagai kreditur, akan menciptakan ‘lingkaran setan kredit’ di kawasan Delta Mekong, mungkin termasuk di Indonesia.

Hal ini, menurut Akhlis lagi, justru akan membuat ketergantungan lebih besar pada Tiongkok, dan membuat posisi tawar Tiongkok semakin besar, dalam menekan negara tujuan ekspornya.

Akibatnya, negara debitur semakin mudah didikte oleh Tiongkok.

“Akibat selanjutnya adalah, gulung tikarnya perusahaan skala kecil dan menengah, termasuk home industries, yang berakibat pengangguran dan bertransformasinya usaha kecil menengah (UKM) tadi, menjadi sektor informal,” ulasnya.

Pendidikan jadi Sarana Komersial

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan