Sabtu, 8 Agustus 2026

Ini Fakta Penguasaan Asing di Indonesia

Sementara itu, pembicara lainnya, Dr. Asep Mahfudz, memberikan beberapa catatan pribadinya terkait masalah pendidikan di Indonesia. Di antaranya ia menyebutkan, kini pendidikan di Indonesia menjadi sebuah sarana komersialisasi.

“Kondisi ini, di mana siapa yang berduit, akan mendapatkan fasilitas pendidikan yang berkualitas. Sedangkan, yang miskin akan mendapatkan layanan pendidikan ala kadarnya,” ujarnya.

Dr.Asep juga menyebutkan, gejala liberalisasi dan komersialisasi pendidikan di Indonesia semakin kuat. Hal ini antara lain ditandai, dengan adanya penyelenggaraan pendidikan, yang bertujuan untuk mencari keuntungan, pungutan biaya pendidikan yang tidak diatur, kurangnya perlindungan hak-hak akses masyarakat untuk mendapatkan pendidikan, serta keluarnya sektor pendidikan dari daftar negatif investasi.

“Menguatnya mekanisme pasar bebas dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, di tengah kesenjangan sosial ekonomi dan daya beli masyarakat yang rendah, akan berdampak pada semakin lebarnya kesenjangan sosial ekonomi masyarakat,” ujarnya lagi.

Dalam catatannya, Dr. Asep juga menyebut, bahwa pendidikan yang layak dan pantas bagi bangsa Indonesia, adalah pendidikan yang tidak diskriminasi, dan tidak ada unsur komersialisasi.

Menurutnya, bila terjadi diskriminasi dan komersialisasi dalam pendidikan, maka banyak warga negara yang tidak akan sempat menikmati akses pendidikan, dan dengan terpaksa akan menjadi pengangguran.

“Kita perlu berupaya, mengembalikan kondisi pendidikan yang signifikan, dengan alam dan nilai budaya Indonesia. Harapan ini, perlu direalisasikan dalam bentuk pendidikan yang dapat diakses, oleh semua golongan. Dengan pendidikan tersebut, menjadi bentuk pengabdian dan kepedulian, terhadap masa depan bangsa Indonesia,” jelasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital