Sabtu, 19 September 2026

Akhirnya Afi Nihaya Faradisa Ngaku Plagiat, Bagaimana Respon Netizen?

PALU EKSPRES, JAKARTA – Setelah Lama memilih diam dari pembullyan dan tuduhan plagiat, akhirnya Afi Nihaya Faradisa mengaku melakukan plagiat atau menciplak tulisan dari akun Mita Handayani. Hal ini Ia utarakan lewat tulisannya di facebook, Sabtu, (4/6).

“Apakah aku pernah melakukan plagiasi? Ya. Kita semua pernah. Siapa yang tidak pernah melakukannya? Mulai dari tugas sekolah sejak SD, makalah kuliah, ujian, sampai caption foto di media sosial. Kalaupun kita mengklaim punya hak cipta atas suatu gagasan yang brilian, maka gagasan tersebut tetaplah akumulasi dari segala hal yang berhasil kita serap sehari-hari.Tak ada gagasan yang benar-benar murni, asli.” tulis Remaja 18 tahun itu.

Meskipun telah mengakui hal itu, namun tulisan Afi dinilai netizen sebagai pengalihan isu seolah dirinya mencari simpatisan dari sejumlah tuduhan kepada dirinya. Sebab menurut netizen, plagiat adalah tindakan yang memalukan.

Alhasil, Afi Nihaya dihujani nasehat bahkan kembali  dibully.

Seperti akun atas nama Ahmad Yulden Erwin yang menulis;”Kalau kamu melakukan plagiasi (coba cari definisinya di kamus), maka kamu harus minta maaf kepada publik dan penulisnya, bukannya malah melakukan sesat pikir (logical fallacy) misericordiam atau sesat pikir yang mencoba menarik dukungan publik dengan mengeksploitasi rasa kasihan seperti di atas.”

“Di dalam dunia kepenulisan yang namanya plagiasi (mesti dibedakan dari menggunakan kutipan atau memodifikasi) sangat “diharamkan”. Plagiasi mematikan kreativitas dan menghinakan kemampuan berpikirmu sendiri.” katanya.

“Yang dilakukan oleh Afi Nihaya ini adalah satu contoh yang buruk bagi generasi muda dan dunia penulisan di Indonesia, karena ia melakukan tindakan plagiasi dan tampaknya ia tidak merasa bersalah akan hal itu. Itu tidak bisa dibenarkan.” tambah Ahmad Yulden Erwin.

“Model begini sudah lagu lama, Dek. Lebih memperlihatkan sisi yang membuat iba khalayak ramai, agar kemudian kesalahannya ditoleransi, diberi pemakluman, walau jelas kesalahan. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang mengemis pemakluman atas kesalahan yang kita buat.” kata akunDwi Tufail.

Sebelumnya Afi sempat membantah dirinya melakukan plagiat. Bantahan itu ia katakan pada saat wawancara eksklusif di salah satu TV swasta sesaat sebelum dirinya diundang ke Istana memperingati hari lahir pancasila beberapa hari lalu.

“Tidak” kata Afi singkat pada saat itu. Bahkan Ia mengakui jika tulisan itu merupakan buah pemikirannya yang ditulis pada tahun 2012 lalu. Netizen pun kembali menanyakan pernyataan Afi itu.

“Kenapa boong waktu live kemarin, Fi? Saya WA saja kamu nggak balas, Fi. Kamu sudah diperingatkan beberapa orang untuk minta maaf sebelum dibuka ke publik, tapi kamu memblokirnya. Itu yang saya sesalkan sebenarnya kenapa saya ambil langkah demikian.” Yah, semoga kamu berubah, Fi. Saya baru tahu ternyata meminta maaf dengan tulus itu sulit. Maafkan saya, Fi, karena yang saya tulis benar. Jangan berhenti belajar ya.” Kesal akun Pringadi Abdi.

Berikut pengakuan lengkap Afi Nihaya Faradisa.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam