Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Jelang Lebaran, Perjalanan Dinas Anggota DPRD Meningkat

PALU EKSPRES, PALU – Agenda perjalanan dinas Anggota DPRD Kota Palu belakangan meningkat. Mendekati lebaran kuantitasnya bahkan makin intens. Paling intens dilakukan anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda).

Itu lantaran Bapperda pada masa sidang catur wulan (Cawu) II yang baru diparipurnakan awal Juni silam, akan membahas dua buah rancangan peraturan daerah (Ranperda). Namun betul-betul fokus pada Ranperda tentang penyertaan modal bagi BUMD PT Bangun Palu Sulteng (BPS). BUMD pengelolah bisnis dalam kawasan ekonomi khusus (KEK) Palu.

Untuk Ranperda itu, anggota Bapperda bahkan telah beberapa kali melakukan perjalanan dinas dengan alasan kunjungan kerja. Anggota Bapperda diantaranya Joppy Alvi Kekung, Ronald, Anwar Lanasi, Efendi, Rum, Ridwan Alimuda, Tansil Ismail, H Nasir dan H Nanang.

Dalam catatan wartawan peliput kegiatan dewan, anggota Bapperda itu berangkat ke Dewan Nasional KEK di Jakarta pada 29 Mei 2017 silam.

Data yang dihimpun dari sekretariat DPRD, biaya perjalanan dinas anggota dalam sekali jalan bisa menembus angka Rp9 sampai Rp10juta. Tiket pesawat pulang balik Jakarta -Palu diperkirakan Rp6juta lebih. Transportasi dan akomodasi berkisar Rp3 sampai Rp4 lebih.

Pada 6 Juni silam, Bapperda kembali berangkat menggunakan APBD ke Jakarta. Padahal, Bapperda telah merekomendasikan pembahasan Ranperda penyertaan modal kepada panitia khusus (Pansus). Alasan Bapperda kali ini konsultasi ke Kementerian Hukum dan HAM terkait nilai aprasial untuk penyertaan modal.

Informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya di sekretariat dewan hanya dua dari sekian anggota Bapperda yang tidak ikut pada kunker dua di KemenkumHAM.

Padahal sebelumnya pada Mei silam Bapperda juga sudah pernah Berkonsultasi Ke Kemendagri soal perda penyertaan modal tersebut. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Palu tak kalah hebat.

Rombongan anggota Banggar dikabarkan berangkat ke Jakarta pada 10 Juni 2017 pekan lalu. Selasa pekan lalu didapat lagi informasi tiga anggota lainnya kembali Kunker. Masing-masing Danawira Asri menuju Bandung. Dan Tompa Yotokodo bersama Muhlis Yabi ke Jakarta Balikpapan belajar soal perda inisiatif

Data dari lingkup sekretariat, Rabu 21 Juni pekan ini, Anggota Pansus dua ranperda direncanakan kunker lagi untuk ke Jakarta. Kini dalihnya akan berkonsultasi ke Kementerian Keuangan terkait pembayaran ganti rugi lahan masyarakat dalam KEK Palu. Sekaligus membawa lagi masalah Ranperda penyertaan modal bagi PT BPS.

Ketua Bapperda DPRD Palu, Moh Rum dikonfirmasi membenarkan dirinya dua kali konsultasi terkait Ranperda penyertaan modal itu. Masing-masing konsultasi ke KemenkumHAM dan Dirjen OTDA Kemendagri.

“Kalau saya memang dua kali. Tapi saya tidak tau anggota lainnya,”kata Rum kepada wartawan, Senin 19 Juni 2017. Ditanya soal koordinasi konsultasi anggota Baperda lainnya dengan materi yang sama, Rum tak mau memberi keterangan. “Kalau itu saya tidak tau. Silahkan tanya langsung,” kata Rum, berlalu pergi.

Anggota lain yang dikonfirmasi terkait perjalanan dinasnya adalah Rugaya. Namun Rugaya ‘ogah’ merespon wartawan dengan pertanyaan seputar perjalanan dinas.
Sekwan DPRD Palu, Rosida Thalib dikonfirmasi berikutnya membenarkan data perjalanan dinas itu.

Namun sebenarnya kata Sekwan, anggota Bapperda hanya boleh sekali melakukan perjalanan dinas. Berbeda halnya dengan Pansus.

“Mungkin keberangkatan dua kali itu yang tidak lagi atas nama Bapperda melainkan komisi,”jelas Sekwan. Menurutnya jatah perjalanan dinas bagi anggota dewan pada prinsipnya sudah ditetapkan dalam setahun anggaran. Jatah disesuaikan dengan jabatannya pada alat kelengkapan dewan.

Jatah itu diluar agenda-agenda insidentil. “Jadi bisa saja dua kali dalam sebulan dua kali. Misalnya yang pertama dengan kapasitas Bapperda dan kedua sebagai komisi,”demikian Sekwan.

(mdi/Palu Ekspres)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital