Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Duh, OPD Kurang Paham Layanan Informasi

PALU EKSPRES, PALU  – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sulteng, M Nizam menyatakan organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai penyelenggara negara masih kurang memahami pelayanan informasi kepada masyarakat.

Akibatnya, banyak informasi agenda kegiatan OPD yang tidak tersampaikan. Peliputan yang dilakukan kalangan media menurutnya masih sering terkendala akibat ketidakfahaman itu.

“Karena itu perlu diupayakan peningkatan terhadap publikasi atas informasi penyelenggaran pemerintahan sesuai dengan fungsi masing -masing OPD,”kata Nizam dalam Focus Discussion Group (FGD) yang digelar bersama LPP TVRI Sulteng, Rabu (19/7).

Disisi lain, penyelenggara negara juga memiliki resiko gugatan dari orang dan badan hukum yang tidak terlayani dengan baik terhadap informasi yang dibutuhkan.
Kasubag Kemitraan Media dan Publikasi Biro Humas dan Protokol Sulteng, Adiman menyebut, saat ini layanan informasi pada prinsipnya sudah berjalan baik. Itu paska lahirnya UU Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi Publik.

Karena itu seluruh informasi penyelenggaraan pemerintahan kini lebih terbuka, kecuali informasi itu dinyatakan tertutup olehnya penyelenggara pemerintah.

“Maka dalam hal ini ASN harus paham betul terhadap fungsi layanan Informasi kepada masyarakat,”jelasnya.

Apalagi kata Adiman, saat ini pemerintah telah membentuk sistem Layanan informasi kepada masyarakat melalui PPID (Pejabat Pengelola Informasi Dan Dokumentasi) yang berfungsi sebagai pelayan dan penyedia Informasi kepada masyarakat.

PPID sudah terbentuk di semua OPD sebagai PPID pembantu dan Biro Humas dan Protokol sebagai PPID Utama
FGD pada umumnya menyimpulkan perlunya sosialisasi agar seluruh penyelenggara pemerintahan dapat memahami fungsi layanan informasi kepada masyarakat melaui media baik elektronik dan media cetak Serta memberi ruang kepada peliputan informasi pada semua kegiatan kegiatan pemerintah.

Penguatan kerjasama dan koordinasi pemerintah daerah dengan lembaga lembaga penyiaran dan juga untuk tidak timbul permasalah dikemudian hari maka perlu secepatnya pemerintah daerah menetapkan informasi terbuka dan yang tertutup.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital