oleh

Dibully 7 Senior, Kepalanya Dipukul Lalu Diketawain, Video Bripda Hermanto jadi Viral

PALU EKSPRES, BALIKPAPAN – Kasus perundungan alias bullying terjadi di kepolisian Kalimantan Timur.

Bripda Hermanto dirisak oleh beberapa tujuh seniornya sesama anggota polisi Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kaltim.

Video perundungan tersebut sudah beredar luas di Facebook,

“Tim Propam Polda Kaltim sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi dan satu korban terkait kasus bullying dan pelanggaran disiplin perkara penyebaran video di medsos,” kata Kabid Propam, Kombes Pol R Deden Garnada, Minggu (23/7).

Pemeriksaan secara intensif dipimpin langsung oleh KSBD Paminal AKBP Sabil bersama Tim Paminal.

Tim itu terdiri dari Kompol Hadi, Ipda Muhklis dan Brigpol Gustav bersama Tim Provos antara lain Ipda Amie, Aiptu Ali Rofiin, Brigpol Zaenal dan Brigpol Erik.

“Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan di Subbid Provos Polda Kaltim. Kami juga masih mendalami pelaku penyebar video tersebut,” kata Deden.

Ketujuh saksi yang telah diperiksa yaitu Kasi Propam Polres Balikpapan Ipda Tafrikun, Aipda Puji Silo, Bripka I Gde Hartawan, Bripka Haryanto, Bripka Arri Julianto, Brigpol Praja Ramadhan, dan Bripda Yustiven Pulung.

Dalam video berdurasi 1,5 menit itu terlihat Hermanto mengenakan helm berwarna merah.

Dia berdiri di depan beberapa orang yang duduk di bangku panjang.

Hermanto disuruh mengucapkan isi Pancasila. Dia terlihat gugup sehingga tidak bisa mengucapkan dengan benar.

Dalam satu adegan terlihat orang yang memukul kepala Hermanto. Ada pula yang menertawakan.

“Anggota yang terbukti melakukan pelanggaran dalam kasus ini akan diberikan sanksi yang setimpal. Sementara penyebarnya bisa dijerat dengan UU ITE karena mencoreng citra institusi kepolisian,” ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana.

(pri/war)

News Feed