Sabtu, 8 Agustus 2026

PLN Seleksi 357 Karya Inovasi

PALU EKSPRES, DENPASAR – Ajang rutin Karya Inovasi kembali digelar PT PLN (Persero). Bertempat di Denpasar, Bali, kegiatan itu bertujuan memberi pengakuan dan penghargaan pada karya inovasi yang dibuat pegawai PLN dan anak perusahaan.

”Karya inovasi yang diseleksi merupakan hasil implementasi knowledge management,” kata Kepala Divisi Engineering dan Perencanaan Pengadaan PLN Warsono Martono.

Seleksi Inovasi di Lingkungan PLN dimulai sejak 1999 sampai 2004 yang saat itu masih dikelola oleh PLN Jasa Pendidikan. Sesuai dengan perubahan struktur organisasi dan perkembangannya, sejak 2005 sampai saat ini, pengelolaan inovasi diserahkan kepada PLN Puslitbang Ketenagalistrikan.

Tercatat setiap tahunnya, jumlah peserta selalu mengalami peningkatan, ini dapat terlihat sampai dengan tahun 2014 PT PLN (Persero) telah menghasilkan 2322 karya inovasi yang merupakan hasil karya dari para pegawai PLN. ”Itu menunjukkan para pegawai sangat antusias dan termotivasi untuk ikut berperan memperbaiki kinerja perusahaan,” jelas Warsono.

Untuk tahun 2017, pengumpulan karya inovasi dimulai sejak 21 Maret-21 April 2017, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi, dan revisi pada tanggal 24-28 April 2017. Tahap seleksi awal dimulai sejak 1-22 Maret 2017 dan pengumuman peserta lolos tahap regional I pada 19-20 Juli 2017, Regional II 26-27 Juli 2017 yang nantinya akan dilanjutkan dengan audit lapangan pada tanggal 1 Agustus – 8 September 2017 dan Seleksi Nasional pada 18-20 Oktober 2017.

Peserta yang lolos pada tahap regional II di Bali ini nantinya akan diberangkatkan ke Jakarta untuk berkompetisi dengan Regional I.

Tahun 2017 ini jumlah karya inovasi yang masuk sebanyak 357 Karya Inovasi (KI) yakni dari hasil awal Regional I Bidang Pembangkitan 16 KI, Bidang Transmisi dan Distribusi 20 KI, Bidang Technical Supporting Management 20 KI. Sedangkan untuk Regional II yang tercatat telah lolos tahap seleksi awal terdapat Bidang Pembangkitan 20 KI, Bidang Non Technical Supporting Aplikasi 20 KI, Bidang Non Technical Supporting Manangemet 20 KI. Mulai tahun 2015 kuota untuk bidang Pembangkitan dan Transmisi Distribusi dinaikkan menjadi 5 Karya per unit, hal ini disebabkan terjadinya tren penurunan pada kedua bidang tersebut.

(JPNN/pda)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital