Minggu, 9 Agustus 2026

TDCC Ajang Promosi Keamanan Sulteng, Jalurnya Harus Bersih dari Hewan Ternak

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng H Longki Danggola, kembali menggelar rapat pemantapan penyelenggaraan Tour de Central Celebes ( TDCC ) dan koordinasi hasil survey ke-2, Senin 28 Agustus 2017 di Kantor Gubernur Sulteng. TDCC rencananya akan digelar 6 sampai dengan 8 November 2017 mendatang.

Ketua Indonesia Grandprix, Jamaludin Mahmood Indonesia sekaligus mewakili UCI, dalam kesempatan itu memaparkan hasil rute jalan pada setiap Etafe yang dilalui TDCC. Jamaludin menyebut, meski seluruh sarana dan prasarana yang digunakan sudah sangat memadai namun masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian.

“Semuanya sudah maksimal begitupun komodasi pada masing – masing kabupaten yang dilalui,” katanya. Hanya saja pihaknya merekomendasi perlu adanya perbaikan jalan pada beberapa titik. Perluasan jalan sepanjang 1,3 Km di Tentena. Termasuk keseiapam penertiban ternak masyarakat yang masih berkeliaran pada waktu pelaksanaan lomba TDCC.

“Namun prinsipnya kami bangga atas kekompakan semua pihak terkait dalam menyukseskan kesiapan TDCC,” tandasnya.

Sesuai hasil survei jelas Jamaludin Mohmood etape I TDCC akan mengambil lokasi star dari taman Khayal Tojo Unauna menuju Anjungan Festival Danau Tektonik Poso. Waktunya penyelenggaraan yaitu 6 November 2017. Kemudian etape II mengambil star dari alun – alun Sintuvu Maroso Poso menuju Kantor Bupati Parigi Moutong pada 7 November 2017. Selanjutnya etape III mengambil star dari Kayu Bura dan finis di depan kantor Gubernur Sulteng pada 8 November 2017. Total tempuh seluruh etape sepanjang 491 km.

Gubernur Sulteng H Longki Djanggola mengapresiasi semua pihak utamanya Indonesia Grandprix dan juga mewakili UCI yang telah membnatu mensukseskan TDCC. “Kami berharap TDCC dapat berjalan dengan baik,” sebutnya.

TDCC menurutnya bertujuan memperkenalkan dan mempublikasikan potensi Sulteng dari semua sisi termasuk sisi destinasi prawisata. “Saya Ingin Sulteng makin di Kenal ,”kata Gubernur. TDCC kata Gubernur sengaja mengambil lokasi star dari Tojo Una – Una agar lebih mengenalkan destinasi wisata Pulau Togean. “TDCC juga sekaligus ingin menyampaikan pesan ke seluruh dunia bahwa Sulteng aman dan nyaman untuk berinvestasi,”jelasnya.

Jika TDCC pertama berhasil sambung Longki,maka panjang lintasan gelaran TDCC tahun selanjutnya akan bertambah. “Paling tidak kita mencontoh Tour de Flores yang panjang lintasannya sudah mencapai 900 Km lebih,” pungkasnya.

Rapat pemantapan lintasan dihadiri juga Ketua Komisi IV DPRD Sulteng H Zalzulmida A Djanggola, Sekdaprov Sulteng, Hidayat Lamakarate.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital