Sabtu, 29 Agustus 2026

Salut, Para TKI Ini Telah Dirikan 57 Musala dan Ingin Punya Masjid di Korsel

PALU EKSPRES, MAKKAH – Wukuf di Maktab 96 Arafah, Kamis, 31 Agustus 2017, ada satu rombongan jamaah haji berbendera Korea dan Jepang. Di tas cangklong mereka yang diselempangkan di pakaian ihram, juga ada bendera Korea-nya.

Zaenal Muttaqin, Makkah

MEREKA adalah para lelaki yang kulitnya tidak kuning, sebagaimana lazimnya lelaki Korea. Kulit mereka agak gelap. Wajah mereka seperti kebanyakan wajah pemuda Indonesia.

Ketika didekati, mereka ternyata berbahasa Jawa. Ketika mereka diajak kenalan, salah satunya bernama Agus, 35, asal Madiun. Dia sudah 4,5 tahun bekerja di pabrik pulpen di Seoul. Heru Vinun, 37, asal Trenggalek, sudah 10 tahun bekerja di perakitan mesin di Seoul. Hamid Maulana Yusuf, 39, asal Lampung, sudah 12 tahun berprofesi welder (ahli las) di Seoul. Dan, Nurcholis, 39, asal Ponorogo, sudah 4 tahun bekerja di pabrik makanan, juga di Seoul.

Menurut mereka, ada 20 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berhaji bersama rombongan mereka. Mereka berhaji dengan menggunakan jasa ONH Plus Golden Bridge milik Dyastriningrum Subandiati, perempuan asal Jogja yang sejak 10 tahun lalu mengelola ONH Plus di Seoul, Korsel.

Ongkos yang harus mereka bayar untuk berhaji ONH Plus dari Seoul per orang 4,5 juta won, setara Rp 50 juta. Di maktab 96 itu, juga ada rombongan ONH Plus asal Indonesia yang biayanya satu orang sekitar Rp 225 juta.

Menurut Agus, semangat beragama kebanyakan TKI di Korsel sangat tinggi. Terbukti, sudah ada 57 musala yang didirikan para TKI di seluruh Korsel. Sebanyak 50 musala masih sewa dan 7 musala dari gedung yang mereka beli. Di antara 7 gedung itu, ada yang berharga 600 juta won, setara lebih dari Rp 6 miliar.

Bangunan berlantai lima itu sekarang digunakan untuk bermacam kegiatan keislaman. Ada juga ruang untuk belajar kajian Islam. ”Kami akan membangun masjid Indonesia di Seoul, di dekat Central Station Seoul,” kata Agus. Masjid itu diperkirakan bisa digunakan pada 2020. ”Sekarang kami masih terus menghimpun dana dari para TKI di Korsel,” ujar Agus.

Menurut Agus, para TKI di Korsel bergaji di kisaran Rp 15 juta sampai Rp 20 juta. Biaya hidup mereka rata-rata setiap bulan Rp 5 juta. ”Kami semua keluarga muslim di Korsel kebanyakan masak sendiri di rumah untuk menjaga kehalalannya,” kata Agus.

Kalaupun sesekali makan di luar, ”Kami pilih makan di restoran Indonesia karena sudah kenal.” Dalam beribadah sehari-hari, hampir tidak ada kendala. ”Kecuali salat Jumat, kami hanya bisa jika sedang kerja malam atau libur,” kata Heru Vinun.

Namun, ada juga perusahaan yang memperbolehkan karyawan muslim salat Jumat pada hari kerja. ”Saya bisa salat Jumat seperti di Indonesia. Tidak ada masalah,” sambung Hamid Maulana Yusuf.

(zam)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global