Minggu, 9 Agustus 2026

Jamaah Menunggu Bus Sholawat Beroperasi Kembali

PALU EKSPRES, MAKKAH – Usai melaksanakan rangkaian ibadah wukuf dan mabit serta melontar jumrah, Jamaah Haji Indonesia asal Sulteng, melanjutkan rangkaian ibadah haji dengan melaksanakan thawaf ifadhah. Berdasarkan laporan dari salah seorang Petugas TPIHI Sulteng, Munif Godal, pada hari Senin 4 September 2017 seluruh jamaah haji asal Sulteng, telah berada di Kota Makkah.

“Pada Senin (4 September 2017) seluruh jamaah haji asal Sulteng kloter 5, 6, 7, 8 dan sebagian kloter 9 Embarkasi Balikpapan telah berada di kota suci Makkah, setelah berada di Mina selama 3 hari bagi yang nafar awal, dan 4 hari bagi yang nafar tsani,” sebut Munif, melalui pesan singkat WhatsApp, Senin 4 September petang.

Munif melanjutkan, sebagian jamaah telah melaksanakan thawaf ifadhah, namun sebagian lainnya masih menunggu beroperasinya kembali bus sholawat, yang sempat dihentikan sementara.

Hal ini dipandang sebagai solusi terbaik bagi jamaah, untuk meminimalisir rasa lelah, karena perjalanan menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan thawaf setidaknya menempuh jarak kurang lebih 5 kilometer.

“Menurut salah seorang jamaah kloter 9, H. Arsyid Kono, ia merasa kasihan bila jamaah memaksakan diri, untuk turun melaksanakan tawaf, karena harus berjalan sejauh kurang lebih 5 kilometer, ditambah jarak antara tawaf dan sai (rangkaian haji selanjutnya-red) sejauh total 19 kilometer, hal ini dipandang dapat menyebabkan jamaah akan sangat kelelahan,” jelas Munif.

Menurut jadwal dari pemerintah Indonesia, bus sholawat kembali beroperasi pada 14 Dzulhijjah 1438 H atau bertepatan pada Selasa 5 September 2017. Begitu pula dengan pelayanan makanan jamaah, akan kembali mendapatkan pelayanan katering pada hari yang sama.

Secara umum, Munif juga melaporkan, seluruh jamaah haji asal Sulteng usai fase Armina (Arafah, Muzdalifah dan Mina), dalam kondisi sehat.

“Semua dalam kondisi sehat. Informasi dari masing-masing ketua kloter, tidak ada jamaah asal Sulteng yang dirujuk ke KKHI (Klinik Kesehatan Haji Indonesia) Makkah,” tutup Munif.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital