Jumat, 18 September 2026

7 Bocah Nekat Bakar Pesantren, 23 Santri Tewas

PALU EKSPRES, KUALA LUMPUR – Kebakaran di Darul Quran Ittifaqiyah Tahfiz Center Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis pagi (14/9) ternyata dipicu sakit hati. Beberapa hari sebelum kejadian, santri di pesantren tersebut dan beberapa remaja sekitar saling ejek.

Merasa tak terima, tujuh remaja putus sekolah yang terlibat cekcok itu akhirnya membakar ruang tidur para santri. Sabtu (16/9) polisi berhasil menangkap seluruh pelaku. Para tersangka berusia 11–18 tahun.

Polisi berhasil menangkap para tersangka dengan bantuan rekaman CCTV dari bangunan sekitar pesantren.Beberapa tersangka terlihat di sekitar gedung. Setelah ditangkap, mereka menyebut nama teman-temannya yang terlibat.

’’Dengan ini kami nyatakan kasus selesai. Tidak akan ada lagi yang ditangkap,’’ kata Kepala Polisi Kuala Lumpur Amar Singh.

Kasus tersebut akan digolongkan sebagai tindak pembunuhan dan perusakan dengan api. Para tersangka bakal ditahan hingga 22 September demi kepentingan penyidikan.

’’Tujuan mereka memang untuk membakar (pesantren). Tapi, mungkin karena masih remaja, mereka tidak tahu bahwa itu bisa menyebabkan kematian,’’ ujar Amar saat ditanya apakah para pelaku sengaja ingin membunuh para santri.

Pelaku membawa dua tabung gas dari dapur ke lantai 2 untuk memicu api. Gara-gara tindakan pelaku yang tidak berpikir panjang itu, 23 orang tewas. Yaitu 21 santri dan 2 staf penjaga. Besar kemungkinan para pelaku melakukan aksi tersebut dalam kondisi tidak sadar.

Berdasar hasil tes urine, enam di antara tujuh pelaku positif mengonsumsi ganja. Satu orang pernah ditangkap karena mencuri kendaraan dan seorang lagi karena menjarah.

Kebaran di pesantren tersebut memicu seruan agar regulasi di sekolah keagamaan diperbaiki. Saat ini, di Malaysia ada lebih dari 500 sekolah tahfiz yang terdaftar.

Jumlah sekolah yang tak terdaftar jauh lebih banyak daripada jumlah tersebut. Berdasar data dari tim pemadam, 1.083 kebakaran terjadi di sekolah keagamaan dalam dua tahun terakhir. Sebanyak 211 di antaranya rata dengan tanah.

Kasus di Darul Quran Ittifaqiyah Tahfiz Center itu merupakan yang terburuk kedua dalam sejarah Malaysia. Pada 1989 lalu, 27 siswi putri di Negara Bagian Kedah tewas saat api membakar sekolah mereka dan 8 hostel kayu di dekatnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Darul Quran Ittifaqiyah Tahfiz Center Mohd Zahid Mahmood menegaskan bahwa lembaga pendidikannya tetap buka.

Tahun pelajaran baru dimulai Oktober mendatang di gedung yang baru. ’’Bangunan (baru) itu akan diperiksa dulu oleh departemen keselamatan dan kebakaran untuk mendapatkan sertifikat kelayakan,’’ ujar Zahid. Siswa mereka tinggal 18 orang, yaitu para santri yang berhasil selamat.

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengunggah foto-foto saat mengunjungi para korban selamat. ’’Mereka tampak tenang meski baru saja mengalami tragedi yang mengerikan,’’ cuit Najib di akun Twitter-nya kemarin (17/9).

(Reuters/AlJazeera/TheStraitTimes/sha/c19/any)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam