Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pemkot Permanenkan Kampung Kaili

 

PALU EKSPES, PALU – Kampung Kaili menjadi salahsatu tempat terpavorit pengunjung dalam Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) tahun 2017. Wahana pameran itu menarik perhatian pengunjung lantaran menyajikan pameran kebudayaan, kuliner dan segala yang terkait dengan adat istiadat lembah Palu.

Kampung kaili dikemas dengan konsep pameran yang tersaji pada media rumah-rumah kecil berbahan atap rumbia dan bambu dengan sebutan soki-soki. Melambangkan kebudayaan dan asat istiadat suku kaili dimasa lalu dari seluruh kelurahan. Kampung Kaili semakin menarik karena lengkap dengan permainan tradisional, seperti gasing dan engrang. Angin sejuk tepi pantai, plus rindangnya pepohonan membuat setiap pengunjung betah disana.

Terkait itu, Walikota Palu Hidayat, mengaku akan membuat permanen seluruh propertinya. Termasuk membenahi infrastruktur di dalamnya. Menurutnya banyak masyarakat yang ingin wahana itu dipertahankan.

Kedepan, kompleks kampung Kaili ujarnya akan dijadikan wahana edukasi berbagai hal menyangkut kebudayaan dan adat istiadat lembah Palu berikut lembaga pelatihannya. Termasuk edukasi soal bahaya narkoba dan korupsi.

“Kami ingin lengkapi. Kita tampilkan rutin seni-seni tradisi seperti balia, musik kakula dan lalove. Kalau ada yang ingin mempelajarinya, maka kita buat sekaligus sanggar pelatihan,”jelasnya. Di tempat itu juga nantinya akan dikelola pengurus PKK untuk dijadikan pusat penjualan kuliner tradisional Lembah Palu.

“Kami serahkan ke PKK masing-masing kelurahan untuk menjadikan soki-soki yang ada sebagai tempat berjualan kuliner khas Palu,”katanya. Rencana lain penataan kampung kaili diantaranya, menjadi galery foto dokumentasi Palu dari masa ke masa. Pusat permainan tradisional dan panggung hiburan pentas musik tradisional.

“Kami rencanakan setiap tiga bulan sekali ada hiburan yang menyajikan seni tradisional. Seperti menampilkan ritual balia dan tradisi lain,”sebutnya.

Pihaknya lanjut Hidayat juga berencana membangun sebuah panggung pelaminan pengantin bernuansa adat. Panggung itu menurutnya bisa digunakan masyarakat yang ingin menikah dengan nuansa berbeda.

“Seperti konsep pesta taman. Tapi dibolehkan membawa menu makanan sendiri. Harus menikmati makanan tradisional yang disediakan didalamnya,”tutur Hidayat. Adapula rencana untuk membangun pos penjagaan dipintu masuknya. Pos itu akan diisi petugas keamanan adat yang dilengkapi teku-teku (kentongan). “Bila ada pengunjung yang masuk, petugas jaga akan memukul teku-teku. Yang disusul pukulan teku-teku dari soki-soki lain di dalam,”jelasnya lagi.

Kedepan, Hidayat akan mengarahkan semua kegiatan rapat dan pertemuan OPD lingkup Pemkot Palu untuk digelar di kampung kaili. “Supaya kita bisa menambah pendapatan pedagang kuliner khas yang ada dalam kompleks kampung kaili,”terangnya.

Untuk semua kepentingan itu, Hidayat menyebut telah menyepakati alokasi anggaran sebesar Rp5 miliar untuk membenahi segala infrastruktur didalamnya. “Awalnya kita anggarkan Rp1,5 miliar. Tapi setelah kami evaluasi, ternyata banyak yang perlu kita benahi,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital