Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

KB-FKPPI Mengawal Keberagaman

PALU EKSPRES, PALU – Akhir-ahir wacana disuksi publik riuh dengan tema tentang keindonesiaan. Diskursus publik yang tergambar di masyarakat diisi dengan perbincangan toleransi, keberagaman serta tema-tema kebangsaan lainnya.

Diskusi publik ini seolah menempatkan fondasi kebangsaan yang disusun para pendiri bangsa seolah masih kurang, belum final sehingga masih perlu diutak-atik. Bagi Keluarga Besar Forum Keluarga Putera Puteri Indonesia Indonesia (KB FKPPI) konsep tentang keindonesiaan telah final dan tidak bisa diganti lagi dengan ideologi lainnya. Hal ini ditegaskan pengurus KB FKPPI Sulawesi Tengah, Matindas J Rumambi, S.Sos di sela-sela resepsi peringatan HUT KB-FKPPI Sulteng, Minggu (1/10).

Ia menegaskan, KB FKPPI bersama komponen bangsa lainnya menempatkan dirinya sebagai salah satu pilar penyangga bangsa ini yang berdiri kokoh karena keberagamannya, toleransinya serta pengormatannya terhadap sesama anak bangsa.

”Bangsa ini majemuk, terdiri dari ragam suku dan ras. Ini adalah fakta yang tidak bisa dipungkiri. Mengabaikannya berarti kita mengkhianati niat baik para pendiri bangsa ini yang sejak awal mendesain Indonesia sebagai rumah kita bersama,” ungkap politisi PDIP ini.

Ia mengatakan, perlunya dialog-dialog bertema kebangsaan di antara sesama komponen bangsa. Dialog itu untuk menjembatani perbedaan yang mungkin masih terasa di antara sesama. Ia yakin, munculnya bibit anti kemajemukan sebenarnya hanya segelintir kecil dari masyarakat Indonesia yang 260 juta lebih.

Dan itu tidak mewakili persepsi mayoritas publik bangsa ini. ”Saya banyak berkenalan dengan orang-orang lintas agama dan suku. Dari mereka saya tidak mendapat kesan mereka tidak anti kemajemukan. Mereka baik-baik saja. Ini perlu disyukuri di tengah diskusi intoleransi yang kencang, perasaan senasib sebangsa ternyata masih kuat,” katanya.

Berkaitan dengan HUT KB FKPPI tahun ini, Matindas J Rumambi menegaskan, KB FKPPI dapat membuat program kegiatan yang berdasarkan pemikiran-pemikiran yang baik dan jernih dalam hal berorientasi dengan program kerja secara optimal sebagai mitra Pemerintah dalam menyukseskan pembangunan serta turut serta berperan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Solidaritas, persatuan dan kecintaan akan tanah air kata dia adalah modal utama untuk sama berjuang dengan rekan rekan dari semua unsur dan elemen bangsa.

(kia/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital