Sabtu, 8 Agustus 2026

Timnas Indonesia U-19 Bantai Thailand Tiga Gol Tanpa Balas

PALU EKSPRES, CIKARANG – Timnas U-19 Indonesia berhasil menuntaskan dendam kekalahan dari Thailand. Dalam laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (8/10), Indonesia menang dengan skor 3-0 atas Thailand.

Hasil ini melanjutkan tren positif Indonesia setelah sebelumnya menang 2-0 atas Kamboja di Stadion Patriot Chandrabagja, Rabu (4/10). Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan pun sukses membalaskan dendam atas kekalahan adu penalti dari Thailand pada semifinal Piala AFF U-18 2017.

Sejak awal laga, Indonesia lebih dahulu berinisiatif menyerang. Beberapa peluang pun didapat, namun belum mampu menembus ketatnya pertahanan Thailand. Berkali-kali upaya anak asuh Indra Sjafri gagal mengoyak gawang Thailand kawalan Suthipong Pisansub.

Percobaan Indonesia gagal lagi pada menit ke-15. Bola sepakan M. Iqbal memaksimalkan umpan pendek Rafli Mursalim belum menemui sasaran. Begitu pula dengan upaya balasan dari gelandang Phatsakorn Beawtoongnoi enam menit setelahnya, saat bola sepakannya belum menemui sasaran.

Egy Maulana Vikri sempat mempereoeh peluang emas pada menit ke-39. Berakselerasi di dalam kotak penalti melewati bek dan kiper lawan, bola sepakan Egy justru masih melebar tipis dari gawang Thailand.

Pada akhirnya, kebuntuan Indonesia terpecahkan semenit jelang babak pertama berakhir. Witan Sulaeman sukses menceploskan bola ke gawang Thailand usai memanfaatkan blunder kiper Suthipong Pisansub. Indonesia menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Thailand.

Selepas jeda, kedua tim sama-sama melakukan beberaa pergantian pemain. Termasuk Indra Sjafri yang memasukkan Saddil Ramdani. Nama Saddil sempat menjadi sorotan usai diganjar kartu merah melawan Thailand pada semifinal PIala AFF U-18. Kala itu, Indonesia dipaksa takluk lewat drama adu penalti usai bermain imbang 0-0 sepajang waktu normal.

Pada awal babak kedua, Indonesia tetap tampil dominan dengan langsung melancarkan serangan bergelombang ke lini pertahananan Thailand. Witan dan Egy beberapa kali menebar ancaman melalui aksi individu. Namun, pertahanan tim tamu masih rapat untuk ditembus.

Indra Sjafri coba memutar otak lebih keras agar anak asuhnya bisa menembus barikade pertahanan kokoh Thailand. Salah satu upaya dengan memasukkan Hanis Saghara Putra menggantikan posisi Muhammad Rafly Mursalim.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital