Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

DPRD Kota Palu Coret Usulan Tugu Rp3 M

PALU EKSPRES, PALU – Komisi C dewan kota (Dekot) Palu memastikan akan mencoret usulan pembangunan tugu nol yang terletak di Jalan Hasanudin Palu. Pasalnya usulan Pemkot Palu melalui dinas pekerjaan umum (PU) tahun anggaran 2018 itu menelan anggaran fantastis yaitu Rp3miliar.

Juru bicara Komisi C, Hamsir menilai pembangunan tugu nol tidak mendesak untuk dilakukan rehabilitasi. Apalagi menurutnya anggaran yang diajukan cukup besar. “Kami pastikan komisi C akan mencoret usulan itu,”tegas Hamsir, Senin 9 Oktober 2017. Usulan itu sudah masuk dalam rencana kegiatan dan anggaran (RKA) dinas PU Palu tahun anggaran 2018. Pihaknya kata Hamsir sudah membahas pencoretan itu bersama Ketua dan anggota Komisi C.

“Ketua Komisi C juga setuju dengan itu,” katanya. Selain usulan tugu, Komisi C juga memastikan akan menolak konsep pembangunan jalan-jalan lorong dengan basis kawasan untuk rencana anggaran tahun 2018. Menurut Hamsir, konsep demikian mengabaikan rasa keadilan masyarakat dan UU yang telah mengamanatkan usulan pembangunan didasari pada mekanisme Musrenbang dan hasil reses DPRD.

“Kami sepakat tidak setuju dengan konsep itu. Tidak ada keadilan,” katanya. Hamsir menjelaskan, konsep peningkatan jalan lorong berbasis kawasan itu tidak mengakomodir usulan Musrenbang dan hasil reses angota Dekot. Akhirnya banyak jalan atau kebutuhan lain yang tidak terakomodir dalam APBD.

“Lagian kalau mau diselesaikan perkawasan, apakah itu bisa mengakomodir hingga akhir masa jabatan walikota,” tanya Hamsir.

Peningkatan jalan lorong perkawasan menurutnya tahun ini sedang dilaksanakan di Kecamatan Palu Selatan dan Tatanga. Disaat bersamaan, sejumlah jalan lorong di kecamatan lain tidak mendapat perhatian. Meski katanya kerap kali diajukan dalam Musrenbang.  “Harusnya kita skala prioritas sesuai aspirasi. Bisa saja dilakukan dengan konsep itu, tapi apakah anggaran daerah kita mampu. Bisa-bisa berkahir jabatan walikota, ada kawasan yang tidak tertangani sepenuhnya,”katanya.

Konsep peningkatan jalan lorong perkawasan menurutnya hanya sebatas keinginan Walikota Palu bukan kebutuhan. Hamsir berpendapat konsep itu sebaiknya dilakukan setelah kebutuhan masyarakat melalui mekanisme Musrenbang sudah terakomodir.

“Kota Palu inikan terdiri 8 kecamatan, 47 kelurahan. Maka harusnya kita akomodir skala prioritas dari seluruh daerah,”pungkasnya. Hal senada dikemukakan Ketua Komisi C, Sofian R Aswin.

Diapun sepakat menolak usulan peningkatan jalan lorong dilakukan dengan basis kawasan. Karenanya dia akan meminta anggota DPR lainnya untuk memasukkan usulan prioritas peningkatan jalan sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing untuk tahun anggaran 2018.
“Saya juga khawatir jika konsep itu digunakan apakah bisa mengakomodir jalan-jalan lorong semua kecamatan dan kelurahan,” tanya Sofian. Diapun menyarankan konsep perkawasan itu sebaiknya dilakukan apabila sudah mengakomodir usulan prioritas Musrenbang dan hasil reses anggota Dekot Palu.

“Sekarang kita lihat, apakah dalam satu kawasan itu semua menjadi prioritas dan masuk musrenbang. Kan tidak!,”pungkasnya. Peningkatan ruas jalan-jalan lorong tahun ini sedang dilakukan di Kecamatan Palu Selatan dan Tatanga.

Konsep ini diinisiasi Walikota Palu agar semua jalan lorong bisa di tingkatkan ke pengaspalan tanpa melewati satu ruas jalan pun dalam satu kawasan.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital