Sabtu, 19 September 2026
Palu  

DPRD Kota Palu Coret Usulan Tugu Rp3 M

PALU EKSPRES, PALU – Komisi C dewan kota (Dekot) Palu memastikan akan mencoret usulan pembangunan tugu nol yang terletak di Jalan Hasanudin Palu. Pasalnya usulan Pemkot Palu melalui dinas pekerjaan umum (PU) tahun anggaran 2018 itu menelan anggaran fantastis yaitu Rp3miliar.

Juru bicara Komisi C, Hamsir menilai pembangunan tugu nol tidak mendesak untuk dilakukan rehabilitasi. Apalagi menurutnya anggaran yang diajukan cukup besar. “Kami pastikan komisi C akan mencoret usulan itu,”tegas Hamsir, Senin 9 Oktober 2017. Usulan itu sudah masuk dalam rencana kegiatan dan anggaran (RKA) dinas PU Palu tahun anggaran 2018. Pihaknya kata Hamsir sudah membahas pencoretan itu bersama Ketua dan anggota Komisi C.

“Ketua Komisi C juga setuju dengan itu,” katanya. Selain usulan tugu, Komisi C juga memastikan akan menolak konsep pembangunan jalan-jalan lorong dengan basis kawasan untuk rencana anggaran tahun 2018. Menurut Hamsir, konsep demikian mengabaikan rasa keadilan masyarakat dan UU yang telah mengamanatkan usulan pembangunan didasari pada mekanisme Musrenbang dan hasil reses DPRD.

“Kami sepakat tidak setuju dengan konsep itu. Tidak ada keadilan,” katanya. Hamsir menjelaskan, konsep peningkatan jalan lorong berbasis kawasan itu tidak mengakomodir usulan Musrenbang dan hasil reses angota Dekot. Akhirnya banyak jalan atau kebutuhan lain yang tidak terakomodir dalam APBD.

“Lagian kalau mau diselesaikan perkawasan, apakah itu bisa mengakomodir hingga akhir masa jabatan walikota,” tanya Hamsir.

Peningkatan jalan lorong perkawasan menurutnya tahun ini sedang dilaksanakan di Kecamatan Palu Selatan dan Tatanga. Disaat bersamaan, sejumlah jalan lorong di kecamatan lain tidak mendapat perhatian. Meski katanya kerap kali diajukan dalam Musrenbang.  “Harusnya kita skala prioritas sesuai aspirasi. Bisa saja dilakukan dengan konsep itu, tapi apakah anggaran daerah kita mampu. Bisa-bisa berkahir jabatan walikota, ada kawasan yang tidak tertangani sepenuhnya,”katanya.

Konsep peningkatan jalan lorong perkawasan menurutnya hanya sebatas keinginan Walikota Palu bukan kebutuhan. Hamsir berpendapat konsep itu sebaiknya dilakukan setelah kebutuhan masyarakat melalui mekanisme Musrenbang sudah terakomodir.

“Kota Palu inikan terdiri 8 kecamatan, 47 kelurahan. Maka harusnya kita akomodir skala prioritas dari seluruh daerah,”pungkasnya. Hal senada dikemukakan Ketua Komisi C, Sofian R Aswin.

Diapun sepakat menolak usulan peningkatan jalan lorong dilakukan dengan basis kawasan. Karenanya dia akan meminta anggota DPR lainnya untuk memasukkan usulan prioritas peningkatan jalan sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing untuk tahun anggaran 2018.
“Saya juga khawatir jika konsep itu digunakan apakah bisa mengakomodir jalan-jalan lorong semua kecamatan dan kelurahan,” tanya Sofian. Diapun menyarankan konsep perkawasan itu sebaiknya dilakukan apabila sudah mengakomodir usulan prioritas Musrenbang dan hasil reses anggota Dekot Palu.

“Sekarang kita lihat, apakah dalam satu kawasan itu semua menjadi prioritas dan masuk musrenbang. Kan tidak!,”pungkasnya. Peningkatan ruas jalan-jalan lorong tahun ini sedang dilakukan di Kecamatan Palu Selatan dan Tatanga.

Konsep ini diinisiasi Walikota Palu agar semua jalan lorong bisa di tingkatkan ke pengaspalan tanpa melewati satu ruas jalan pun dalam satu kawasan.

(mdi/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam