Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Otda di Kabupaten Belum Optimal

PALU EKSPRES, PALU – Untuk meningkatkan daya saing otonomi daerah, Pemprov sukteng menggelar rapat koordinasi pengembangan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan tingkat Sulteng, Rabu 18 Oktober 2017.

Rapat yang digelar di ruang polibu kantor Gubernur Sulteng itu bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah. Sekaligus untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik berbasis electronic goverment. Menciptakan tata kepemerintahan yang baik demi tercapainya daya saing otonomi daerah melalui peningkatan kualitas aparatur untuk pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Asisten Administrasi Umum Dan Organisasi Pemprov Sulteng, Mulyono, menyatakan di sebagian daerah, otonomi telah memunculkan berbagai macam keberhasilan pembangunan sebagai inovasi yang diinisiasi oleh pemerintah daerah. Namun pada sisi lain, sebagian pemerintah daerah masih dihadapkan kepada berbagai persoalan menyangkut pemenuhan kesejahteraan yang belum optimal. Sarana dan prasarana publik yang belum maksimal dalam pelayanan masyarakat.

“Sebagian besar permasalahan pembangunan di atas berada pada wilayah kabupaten/kota. Pada titik ini, pemerintah provinsi memiliki fungsi menjamin terselenggaranya pemerintahan yang sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan,”kata Miyono mewakili Gubernur Sulteng.

Karena itu, peningkatan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan daerah secara menyeluruh pada lingkup regional provinsi sangat diperlukan dalam menjaga keseimbangan gerak dan arah pembangunan, mulai dari tingkat pemerintahan desa/kelurahan yang ada di wilayahnya.

Dia berharap peserta yang terdiri dari staf ahli dan kepala bagian pemerintahan dapat membantu dan memperkuat penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai tupoksi masing-masing organisasi perangkat daerah. Fokusnya adalah upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing perekonomian daerah.

“Khusus upaya peningkatan kinerja pelayanan publik, pemerintah Sulteng telah melaksanakan electronic govrment yang dikelola berbasis teknologi inormasi dan komunikasi,”demikian Mulyono.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital