Sabtu, 8 Agustus 2026

Tujuh Perusahaan Sudah Investasi di KEK Palu

PALUEKSPRES,SEOUL – Sudah ada empat perusahaan dalam negeri dan tiga perusahaan asing melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktur PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) Mulhanan Tombolotutu. Mereka bersepakat untuk membangun industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.

Tiga investor asing yang menandatangani MoU dengan BPST tersebut adalah PT STM Tunggal Jay, Tidfore Group dari Tiongkok, serta Korea Western Power dari Korea Selatan.

Untuk investor dalam negeri masing-masing PT Pelabuhan Indonesia IV, PT Wika Jabar Power, PT Pertagas Niaga dan PT PP Energi. Kerja sama ini akan meliputi bidang industrial estate (land management dan project investment), infrastruktur (air, listrik dan transportasi/distribusi), pelayanan kepelabuhanan, dan logistik.

Rata-rata nilai investasinya mencapai 5 juta dollar AS atau sekitar Rp 65 triliun. Saat ini, PT BPST menunjuk Deloitte I & CP dan Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, untuk menyusun outline bisnis dan rencana bisnis di KEK Palu.

Sejak Selasa (13/11/2017) Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sulteng dan pengurus PT BPST KEK Palu sebagai Pengelola KEK berada di Seoul, Korea Selatan untuk mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus Palu itu.

(kia/Palu Ekspres)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital