Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Ahmad Yahya: Mungkin Cudi Merasa Sudah Mentok

PALUEKSPRES, PALU – Setelah Rusdi Mastura (Cudi) memastikan dia hengkang ke Partai Nasdem, sejumlah tokoh masyarakat Sulteng akhirnya angkat bicara. Mantan Wakil Gubernur Sulteng, H. Ahmad Yahya misalnya, menilai pindahnya Rusdi Mastura dari Partai Golkar karena kemungkinan  tokoh senior Partai Golkar Sulteng itu merasa sudah mentok dan cenderung jenuh di partai berlambang pohon beringin rimbun tersebut. Sehingga, Cudi yang saat ini menjabat ketua DPD II Partai Golkar Donggala butuh semangat baru.

“Boleh jadi memang Nasdem butuh dan dia (Cudi) juga butuh Nasdem sebagai second curve,” ujar Ahmad Yahya melalui aplikasi whatsapp (WA), Minggu (19/11/2017).

Mantan Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng yang bisa disapa AY itu, menilai fenomena hijrahnya tokoh partai merupakan hal biasa. Terlebih lagi dengan kemunculan sejumlah partai baru. Cudi yang memutuskan hijrah ke Partai Nasdem, kemungkinan menganggap dirinya cocok dan lebih berpotensi untuk meningkatkan semangat dan gairahnya lagi dalam kehidupan partai.

Tentunya ini juga tak lepas dari upaya mantan Walikota Palu dua periode itu untuk melanjutkan pengabdiannya bagi rakyat dan bangsa, khususnya di Sulteng. “Di manapun dan partai apapun media kita berjuang, pikirkan dan ambil bagian bagi kemajuan Sulteng,” imbuhnya.

Sebelumnya, Rusdi Mastura alias Cudi akhirnya membenarkan rumor dirinya hengkang ke Nasdem. Dihubungi Kamis, 16 November 2017, melalui aplikasi whatsapp (WA), Cudi awalnya berkelit. Namun saat dikirimi foto dirinya yang menghadiri kegiatan Nasdem di Jakarta, ia akhirnya membenarkan. ”Iya di sana kan lebih membutuhkan saya,” balasnya singkat.

Sementara itu, Cudi sendiri yang terpantau di linimasa media sosial terlihat menghadiri kegiatan HUT Partai Nasdem ke 6 di Jakarta. Di foto bahkan ia terlihat menggunakan seragam berkelir biru warna khas Partai Nasdem plus lambang Nasdem dan tandan peserta. Ia berfoto bersama Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan Plt Ketua Nasdem Sulteng Tahmidi Lasahido.

(fit/ Palu Ekspres)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital