Sabtu, 8 Agustus 2026

Erdogan, Arab Saudi Hingga Taliban Geram dengan Sikap Trupm

PALU EKSPRES, JAKARTA – Deklarasi Yerusalem sebagai ibu kota Israel adalah satu hal berbeda dengan memindahkan kedubes Amerika Serikat ke Yerusalem adalah hal yang lain.

Atas dua hal tersebut, Uni Eropa (UE) tidak sepakat dengan Amerika Serikat. Kemarin, Kamis (7/12), para petinggi organisasi terbesar Benua Biru itu bertemu untuk membahas deklarasi Trump soal Yerusalem. Dalam waktu dekat, mereka juga berkoordinasi dengan Rusia, Jordania, dan AS soal Yerusalem.

’’Sikap UE sudah jelas dan pasti. Kami yakin dan percaya bahwa solusi bagi konflik berkepanjangan Israel dan Palestina hanyalah dengan mewujudkan dua negara berdaulat yang sama-sama beribu kota di Yerusalem,’’ terang Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Federica Mogherini dalam jumpa pers sebagaimana dilansir Associated Press. Bersama AS, PBB, dan Rusia, UE adalah bagian dari Kuartet Timur Tengah.

Hari ini Mogherini dijadwalkan bertemu dengan perwakilan Jordania. Senin (11/12) dia dan delegasi menteri luar negeri UE ganti bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu di Kota Brussels, Belgia. Sebelumnya, diplomat perempuan asal Italia tersebut juga bertemu dengan Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas.

Intinya, menurut Mogherini, UE akan berupaya keras untuk menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Palestina juga. Sebab, selama ini kota yang menjadi jujukan ziarah rohani umat Islam, Kristen/Katolik, dan Yahudi itu memang dibagi dua. Kawasan timur milik Palestina dan kawasan barat milik Israel.

’’UE tetap berpedoman pada solusi damai dua negara,’’ tegasnya.

Sementara itu, Turki mereaksi deklarasi Trump tersebut dengan ancaman. Kemarin PM Binali Yildirim menyatakan bahwa pengumuman yang disambut gembira Israel itu akan menjadi bom bagi perdamaian Timur Tengah.

Sebelumnya, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan kekesalannya terhadap AS. Dia menyebut Trump sebagai blender yang membuat masalah Israel-Palestina campur aduk dan kian rumit.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital