Sabtu, 29 Agustus 2026

Penduduk Miskin Sulteng Semakin Miskin

PALU EKSPRES, PALU – Selain jumlah penduduk miskin di Sulteng bertambah 5,41 ribu orang dari Bulan Maret 2017, kondisi penduduk miskin di daerah
ini juga juga semakin miskin.

Hal itu ditandai dengan meningkatnya
indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan.

Laporan BPS Provinsi Sulteng yang dirilis 2 Januari 2018, menyebutkan bahwa pada periode Maret – September 2017, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di Sulteng mengalami kenaikan.

Indeks Kedalaman Kemiskinan pada Maret 2017 adalah 2,55 dan pada September 2017 mengalami kenaikan menjadi 2,80. Demikian juga dengan Indeks Keparahan Kemiskinan mengalami kenaikan dari 0,72 menjadi 0,78 pada periode yang sama.

Sementara apabila dilihat pada periode sebelumnya, yaitu September 2016– September 2017 Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga mengalami kenaikan, kecuali di daerah perkotaan.

“Persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan. Selain harus mampu memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan kemiskinan juga sekaligus harus bisa mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan,” kata Kepala BPS Sulteng Faisal Anwar pada press rilis BPS di kantor BPS Sulteng, Selasa (2/1/2018).

Menurut Faisal Anwar, apabila dibandingkan antara daerah
perkotaan dan perdesaan, nilai Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di daerah perdesaan lebih tinggi daripada di daerah perkotaan.

Pada September 2017, nilai Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) untuk daerah perkotaan sebesar 1,85 sementara di daerah perdesaan jauh lebih tinggi, yaitu mencapai 3,14.

Sementara itu nilai Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) untuk perkotaan adalah 0,46 sedangkan di daerah perdesaan mencapai 0,90.

Faisal Anwar yang didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi Wahyu dan Kepala Bidang Statistik Sosial Sarmiati, merinci beberapa faktor yang terkait dengan tingkat kemiskinan selama periode Maret–September 2017, antara lain adalah selama periode Maret-September 2017 terjadi inflasi umum sebesar 2,01 persen.

Selain itu, rata-rata upah buruh pada sektor industri, perdagangan, dan transportasi pada September 2017 turun masing-masing sebesar 6,10 persen, 5,12 persen, dan 3,45 persen.

Selanjutnya, pada periode Maret–September 2017, harga eceran beras, rokok kretek filter, tongkol, cakalang, telur ayam ras, dan daging sapi mengalami kenaikan.

Rata-rata harga beras mengalami kenaikan sebesar 0,44 persen, harga rokok kretek filter naik 4,00 persen, harga tongkol naik 44,06 persen, harga cakalang naik 63,38 persen, harga telur ayam ras naik 1,82 persen, dan harga daging sapi naik 0,16 persen.

Naiknya harga beberapa komoditi pokok tersebut kata Faisal, selain memicu kenaikan garis kemiskinan (GK) juga menekan daya beli masyarakat karena merupakan komoditi yang jumlah konsumsinya sangat dominan di bulan September 2017.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulteng Wahyu menjelaskan, pada bulan September 2017, jumlah penduduk miskin di Sulawesi Tengah mencapai 423,27 ribu orang (14,22 persen), bertambah sebesar 5,41 ribu orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2017 yang sebesar 417,87 ribu orang (14,14 persen).

“Warga miskin adalah penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan,” ujarnya.

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2017 katanya, sebesar 10,16 persen, naik menjadi 10,39 persen pada September 2017.

Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada Maret 2017 sebesar 15,54 persen naik menjadi 15,59 persen pada September 2017.

Ia menyebutkan, selama periode Maret– September 2017, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 3,57 ribu orang, dari 77,98 ribu orang pada Maret 2017 menjadi 81,56 ribu orang pada September 2017.

Sementara di daerah perdesaan juga naik sebanyak 1,84 ribu orang, yakni dari 339,88 ribu orang pada Maret 2017 menjadi 341,72 ribu orang pada September 2017.

“Peranan komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan,” ujarnya.

(fit/Palu Ekspres)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global