Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Penerapan Aturan Penggunaan Tutup Kepala Siswa Belum Maksimal

PALU EKSPRES, PALU – Aturan tentang penggunaan tutup kepala khas daerah setiap hari Kamis, oleh seluruh peserta didik di SD dan SMP di Kota Palu diminta untuk dapat diterapkan secara maksimal, oleh seluruh sekolah. Sejauh ini kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi, sejak adanya Surat Edaran dari pemkot Palu tahun lalu, penggunaan tutup kepala tersebut masih belum maksimal.

Hal ini menurut Ansyar, karena penggunaan tutup kepala tersebut masih sebatas siga bagi laki-laki dan sampoulu, yang merupakan tutup kepala khas suku Kaili. Yang diharapkan ke depannya, adalah para siswa dapat mengenakan tutup kepala berdasarkan asal daerah atau suku masing-masing.

“Bukan hanya siga, tetapi diharapkan tutup kepala berdasarkan budaya daerah asal masing-masing. Misalnya orang Bali memakai udeg, orang Jawa menggunakan blangkon, mengikuti daerah suku asal bapaknya. Ini yang belum dilaksanakan secara maksimal oleh sekolah, karena semua masih menggunakan siga bukan hanya orang kaili,” jelas Ansyar, melalui sambungan telepon, Kamis 11 Januari 2018.

Ia menekankan, hal tersebut sudah dapat diterapkan mulai pekan depan, sesuai dengan harapan dari Wali Kota Palu. Untuk itu, pihaknya akan mengeluarkan imbauan kembali untuk mempertegas maksud dari penggunaan tutup kepala tersebut.

“Jadi hasil evaluasi Pak Wali Kota, harapannya adalah menggunakan semua tutup kepala asal daerah, hari kamis depan sudah dapat di laksanakan di sekolah masing-masing,” imbuhnya.

Ansyar menerangkan, penggunaan tutup kepala khas daerah tersebut, bertujuan agar tertanam nilai-nilai kebhinekaan, nilai-nilai keberagaman dan toleransi, serta nilai kekeluargaan dan gotong royong sejak dini kepada para peserta didik di Kota Palu.

“Ini mencerminkan keragaman budaya di Kota Palu. Jadi harapan kita ini bisa diterapkan, akan tercipta keberagaman dan kebhinekaan di Kota Palu,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital