Sabtu, 19 September 2026
Palu  

Foto Genangan Air Menyebar di Medsos, Stop Salahkan Pemkot!

PALU EKSPRES, PALU – Fenomena genangan air di jalan-jalan Kota Palu kembali menjadi perhatian netizen.

Hal ini menjadi semakin tidak baik,  lantaran pemandangan tersebut diposting oleh netizen yang bukan warga Kota Palu.

Seorang netizen yang tinggal di Palu merasa terusik dengan postingan foto genangan air di Jalan Tanjung Karang tersebut.

Adalah Yardin Hadan,  netter yang aktif dan peduli pada fenomena kota,  prihatin dan membuat ulasan panjang pada postingan facebooknya.

Yardin yang juga dikenal sebagai wartawan di Palu ini,  dalam pernyataan tertulisnya,  mengajak warga net untuk tidak lagi menyalahkan pemerintah atas fenomena air tergenang di Jalan Tanjung Karang Kecamatan Palu Timur tersebut.

Yardin, dalam tulisannya menunjukkan kekecewaan dan keprihatinannya terhadap warga kota,  sekaligus menunjukkan betapa tidak enaknya pemandangan di jalan tersebut,  hingga para tamu yang datang ke Kota Palu menunjukkan kesan kurang baik mereka atas pengalamannya berkunjung ke Palu.

Berikut tulisan lengkap Yardin Hasan yang dikutip dari laman Facebooknya, Selasa (19/1).

INI agak memalukan bagi kita warga kota. Bagaimana bisa di tengah terik siang bolong, tidak ada hujan juga tak ada sungai, tiba-tiba ruas Jalan Tanjung Karang berubah bak kolam ikan. Air kehitaman dengan bau menyengat menyeruak kemana-mana. Bukan hanya kita warga kota, pendatang dari daerah lain bakal ternganga-nganga keheranan. Tak sampai di situ, si tamu tadi bakal langsung membagikannya ke timeline media sosialnya. Tak heran jika genangan di sepotong jalan Tanjung Karang itu itu tiba2 menjadi bahan obrolan atau lebih tepatnya bullyan oleh orang lain di luar kota Palu. Kemarin saya sendiri mendapat foto itu, dari teman di Ambon yang ia sendiri entah darimana mendapatkannya. ”MANTAP” ini caption singkat yang dikirimkan di obrolan WA bersamaan dengan gambar air setinggi lutut orang dewasa itu. Teman ini pasti tidak sedang memuji gambar yang dikirimkannya itu. Bisa saja ia sengaja meledek dibalut candaan yang sarkastis. Ia meledek, koq bisa ya seperti itu?….

*****

Sejak beberapa tahun terakhir ini, pemerintah keukeuh menata drainase dalam kota. Untuk yang ini bisa kita rasakan dan lihat sendiri. Bagaimana drainase di ruas jalan utama diperbaiki, dibuat lebih dalam. Di atasnya dibuat menarik dan terlihat artistik. Di ruas jalan Sutomo, bahkan dibuatkan bangku sehingga pejalan kaki bisa melepas penat di atas bangku2 mungil itu. Upaya perbaikan itu bahkan terus berjalan sejak beberapa tahun lalu hingga hingga hari ini. Saat ini kita malah melihat sisa material yang berserakan secara serampangan di jalanan bahkan sudah memakan korban. Siang tadi Pak Wawali Sigit Purnomo Said sudah me-warning kontraktor untuk membersihkan material yang berserakan di badan jalan – harus bersih setidaknya hingga seminggu kedepan. Karena selain mengganggu estetika kota juga membahayakan pengendara khsusunya pada malam hari. (korbannya sudah ada). Melihat keseriusan pemerintah menata kota, khususnya drainase maka tidak adil jika genangan air di jalan Tanjung Karang itu kesalahannya dialamatkan ke pemerintah kota.

****

Kita mungkin pernah atau sering melihat beberapa kerabat kita seenaknya menjadikan drainase sebagai tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. kita bahkan terlalu sering melihat orang membuang atau membakar sampah di dalam got. Sesuatu yang mestinya tidak perlu dilakukan. Alih alih membersihkan atau mengangkat sampah dari dalam, kita malah dengan sangat nyaman menjadikannya sebagai tempat pembuangan akhir. Perlu dicatat, drainase yang lebar dan dalam, itu adanya di Jalan Basuki Rahmat dan Jln Tanjung Karang yang saat ini airnya meluber kemana mana itu. Setidaknya saya pernah mencoba masuk di dalamnya saat konstruksinya sedang dalam tahap pengerjaan. Dalamnya nyaris rata dengan kepala saya. Artinya, got di ruas jalan itu, cukup lebar dan dalam. Tapi apa yang terjadi ketika hujan yang tak sampai sejam, air tidak mengalir melalui kanal yang ada. Air justru merembes dan berebut keluar mencari jalannya sendiri. Akhirnya seperti yang terlihat perampatan Basuki Rahmat – Jalan Touwa dan I Gusti Ngurah Rai seketika akan berubah menjadi pantai, untuk hujan yang tak sampai sejam. Hempasan ”ombak” yang timbul dari dorongan kendaraan yang melaju di atasnya bahkan pernah membuat seorang ibu nyungsep di air.

***
Karena itu stop menyalahkan atau menyumpahserapahi pemerintah karena dianggap tidak tanggap atau abai terhadap kepentingan publik. Justru kebiasaan kita yang gemar menjadikan drainase sebagai tempat membuang sampah lah penyebabnya. Pemandangan yang sering terlihat adalah membuang sampah air minum kemasan dari balik kaca mobil. Beberapa hari lalu, seorang bapak bahkan nyaris terpeleset dari motor saat menghindari buangan plastik kemasan dari penumpang angkot. juga pernah ada kulit langsat dibuang dari dalam mobil dan itu di depan kantor Polda Sulteng…hahahaaa..

 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam