Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Maksimalkan Peran Bantaya, Diharap Bantu Tugas Pemerintah

PALU EKSPRES, PALU – Wali Kota Palu Hidayat berharap peran dan fungsi lembaga adat dapat membantu tugas-tugas pemerintah. Menjaga kehidupan sosial sehingga masyarakat mendapat pengayoman dan rasa nyaman. Demikian harapan wali kota dalam sambutan peresmian (Peari) Bantaya Kelurahan Lasoani Kecamatan Mantikulore Palu, Rabu 7 Februari 2018.

Menurutnya Pemkot Palu telah membangun sedikitnya 5 unit Bantaya di Kota Palu. Bahkan tahun ini pembangunannya akan dilakukan bertahap. Sehingga seluruh wilayah kelurahan nantinya memiliki bantaya.

Bantaya atau balai pertemuan kata Hidayat adalah sebagai tempat Potangara. Dia berharap penggunaan Bantaya dapat diperuntukkan sesuai fungsi. Yaitu sebagai tempat untuk mendamaikan perselisihan atau gangguan yang terjadi ditengah masyarakat.

Pemkot Palu ujarnya akan terus mensuport keberadaan lembaga adat. Bahkan telah ditetapkan dalam Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Kelembagan Adat Kaili dan Perwali Nomor 38 Tahun 2017 Tentang pedoman pelaksanaan kelembagaan adat Kaili.

Dalam kesempatan itu Hidayat menyatakan harapannya agar anggota lembaga adat bisa bersikap adil. “Bebas dari berbagai pengaruh, terutama politik praktis. Tidak boleh sebagai simpatisan, anggota, dan pengurus partai politik,”katanya. Dimasa lampau sebutnya, kehidupan pergaulan dalam keberadaan To Kaili, begitu menjunjung, merasakan nilai-nilai toleransi, kekeluargaan dan kegotongroyongan. Nilai itu sangat terpelihara dalam suasana akrab.

“Tapi sekarang ini nilai nilai itu sudah mulai pudar. Tidak ada lagi sekat yg membatasi, dan pengaruh kemajuan IPTEK,”sebut dia.

Oleh sebab itu Pemkot Palu mencoba mengambil langkah strategis dengan melibatkan tokoh-tokoh informal, lembaga kearifan lokal melalui Satgas K5 dan lembaga adat. Kedua lembaga ini menurutnya harus mampu bersinergi menjaga nilai-nilai tersebut. Karena bagaimanapun katanya kemajuan dunia harus tetap menjaga nilai itu.

“Apabila ada hal-hal yang akan dikomunisasikan, mari kita diskusikan bersama untuj kemajuan Kota Palu yg berbudaya dan beradat,”demikian Hidayat.

(Humas)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital