Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Enam Raperda Dibahas Dua Pansus, OPD Terkait Diminta Maksimal Mendampingi

PALU EKSPRES, PALU – DPRD Palu membentuk dua panitia khusus (Pansus) untuk menyusun enam buah rancangan peraturan daerah (Raperda) yang diajukan Pemkot dalam masa sidang catur wulan 1 tahun 2018.

Pansus 1 akan menyusun sedikitnya 3 Ranperda terkait retribusi. Yaitu Raperda perubahan atas Perda nomor 8 tahun 2011 tentang retribusi jasa umum.Ranperda perubahan kelima atas Perda nomor 7 tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha. Dan Ranperda perubahan ketiga atas Perda nomor 9 tahun 2011 tentang retribusi perizinan tertentu.

Sedangkan Pansus 2 membahas antara lain Raperda perumahan dan kawasan pemukiman, Ranperda penanganan gelandangan dan pengemis serta Ranperda penanganan dan pengendalian HIV/ AIDS.

Kedua Pansus dibentuk dan disepakati dalam rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban walikota Palu atas tanggapan fraksi DPRD, Rabu 7 Februari 2018. Selanjutnya ditetapkan komposisi masing-masing Pansus. Pansus 1 diketuai M Rizal dari Fraksi PKS dan Pansus 2 diketuai M Jaruddin Wartabone dari Fraksi Golkar.

Wakil Ketua DPRD Palu, Erfandi menjelaskan, Pansus memiliki waktu 21 hari kerja untuk menyelesaikan penyusunan Raperda. Terhitung Rabu 7 Februari sampai dengan Jumat 2 Maret 2018 mendatang.

“Laporan mengenai hasil Pansus diharap bisa segera diparipurnakan pada 12 Maret 2018,”kata Erfandi mempimpin jalannya sidang paripurna. Atas rencana Pansus, Erfandi berharap Wali Kota Palu dapat mendukung dengan memerintahkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk senantiasa mendampingi Pansus dalam proses pembahasan.

“Agar nantinya Pansus dapat bekerja maksimal sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,”harap Erfandi. Sebelumnya Asisten 1 Pemkot Palu Rifani Pakamundi mengapresiasi persetujuan seluruh fraksi atas pengakuan 6 Raperda tersebut. Menurut Rifani, terkait dengan adanya revisi Ranperda retribusi, itu dilakukan untuk menyesuaikan Regulasi setingkat diatasnya. Termasuk menyesuaikan kondisional di daerah.

(Mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital