Sabtu, 29 Agustus 2026
Palu  

Gubernur Harap Po’Ra Binangga Tetap Lestari

PALU EKSPRES, PALU – Gubenur Sulteng H Longki Djanggola berharap sesepuh adat di Kota Palu dapat tetap melestarikan adat istiadat dan budaya si lembah Palu. Utamanya kata Longki adat ritual po’ra binangga. Sebuah ritual yang sudah dilakukan turun temurun masyarakat kaili di lembah Palu. Demikian Longki dalam proses upacara ritual adat po’ra binangga yang diselenggarakan sesepuh adat di Kelurahan Poboya, Rabu 28 Februari 2018.

Longki mengapresiasi dan penghargaan tinggi kepada pemangku adat yang terus menghidupkan prosesi ritual adat seperti ritual adat Po’Ra Binangga . Proses adat po’ra binangga menurutnya sangat berrujuan baik yaitu meminta turunnya hujan. Sebab hujan yang turun menjadi berkah yang sangat besar kepada masyarakat.

Diapun mengapresiasi walikota Palu yang tetap konsen melestarikan budaya adat istiadat di Kita Palu. Pemprov Sulteng lanjutnya sudah memiliki perda adat yang menjadi acuan kabupaten kota dalam melestarikan budaya dan adat istiadat diwilayahnya.

“Kami seluruh sesepuh adat agar terus tingkatkan kemitraan kita dengan maksud memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat,”tandasnya. Ritual adat po’ra binangga merupakan ritual adat turun temurun yang terus dilestarikan untuk memohon keberkahan hujan dan sinar matahari. Hujan bermanfaat bagi umat manuasia dan seluruh isi alam dengan mengharapkan Ridho Allah SWT .

Ritual adat po’ra binangga dilaksanakan dengan beberapa prosesi antara lain gimba. Gimba dipukul dua orang yang saling bersahutan dengan maksud untuk mengundang leluhur dapat hadir pada acara Po’Ra Binangga selanjutnya dilakukan penyembilihan dua ekor Kambing pejantan besar yang berwarna putih dan hitam disungai Pondo.

Selanjutnya menancapkan bambu kuning sebagai pohon bunja dan dihiasi dengan janur kuning dan digelantungi dengan buah ketupat dan berbagai kelengkapan adat.

Prosesi puncak ritual adat po’ra binangga yaitu proses memandikan keturunan Madika (Raja) antara lain Gubernur Sulteng. Longki Djanggola (Cucu Djanggola). Rum Parampasi (Cucu anggola) . Nani Djanggola (Cucu Djanggola) Tompa Yotokodi (Cucu Rimainta) Biuni DJ. Ganagimpu (Cucu Rantelembah) Dae Salanga (Cucu Rujunjobu) Indorose (Cucu Rimainta) Hj. Nilla (Cucu Djanggola) Andi sinta tagunu (cucu Tagunu) semua merupakan cicit dari Tompa Lele dan Daeng Nuru dan yang memandikan keturunan Madika adalah sesepuh adat yang merupakan turunan yang memandikan Madika (raja).

Dan pada prosesi memandikan tersebut sesepuh adat melakukan dialog dengan para leluhur yang mendiami wilayah empat penjuru kota palu yang disebut patanggota dengan maksud menyampaikan keinginan cucu keturunan raja agar dapat dipenuhi untuk kesejahtraan masyarakatnya.

Wali Kota Palu Hidayat mengapresiasi dan penghargaan seluruh sesepuh adat yang secara terus menerus melestarikan adat istiadat dan budaya yang hidup dan berkembang. Hidayat berharap para sesepuh adat agar terus melestarikan pelaksanaan ritual adat ini dengan baik. Agar ritual adat ini kedepan dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisatawan.

Hidayat pun meminta dukungan masyarakat terhadap program tentang kebersihan,ketertiban dan Keindahan. “Untuk kebersihan kita sudah canangkan perang terhadap sampah selanjutnya untuk keindahan saat ini pemerintah kota palu melakukan penataan terhadap obyek wisata kota Palu dan juga mendorong seluruh pemangku adat terus melestarikan adat istidat yang nantinya dapat di kembangkan menjadi obyek wisata,”demikian Hidayat.

(humas)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global