Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Deteksi Getaran Palu Koro Terpantau 7 Seismometer

PALU EKSPRES, PALU – Sebagai salahsatu daerah rawan gempa karena pergerakan sesar Palu koro, Kota Palu kini dilengkapi 7 buah alat pendeteksi getaran tanah (seismometer) yang tersebar di 7 titik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Presly Tampubolon menjelaskan seismometer tersebut masing-masing 4 unit dari Badan Meteorologi , Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan 3 unit bantuan dari negara Selandia Baru (New Zeland).

Bantuan seismometer dari Selandia Baru jelasnya merupakan seismometer berbasis sekolah. Yang ditempatkan di Universitas Tadulako (Untad), SMA Madani dan MAN Model Palu. Bantuan itu seluruhnya direalisasikan tahun 2018 ini.

“Bantuan Selandia Baru ini difasilitasi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk kepentingan pendidikan,”jelas Presly.

Dengan keberadaan seismometer berbasis sekolahan, pihaknya menurut Presly sangat terbantu. Sebagai lembaga dengan fungsi koordinasi kebencanaan, upaya penanganan,pengendalian dan pemantapan kebencanaan lintas sektor bisa lebih optimal.

“Kamipun akan berkoordinasi dengan BMKG dan sekolah sekolah dalam hal pemantapan ini,”kata Presly.

Fresly menyebut, kerjasama lintas pemerintahan pusat dan daerah titik saat ini terus mendorong penambahan seismograf di Kota Palu. Agar nantinya seluruh pihak terkait dapat lebih muda membaca potensi gempa di Kota Palu.

Dia menambahkan secara teknis dan kewenangan BPBD masih memiliki keterbatasan. Utamanya soal penyebarluasan terkait kejadian gempa. Fungsi ini menurutnya ada pada BMKG.

“Kami biasanya meminta informasi dulu ke BKMG baru kita teruskan ke publik. BPBD sifatnya hanya berkoordinasi,”jelasnya lagi.

Mengenai bantuan seismograf Selandia Baru, pihaknya lanjut Presly telah menandatangani MoU untuk pemanfaatan dan pemeliharaan alat tersebut. Salah satunya MoU dengan SMA Madani Palu, Selasa 6 Maret 2018.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital