Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

PLN Bantah Pengurangan Daya Listrik di Poso

PALU EKSPRES, PALU – PT PLN Area Palu menegaskan tidak terjadi krisis listrik di Kecamatan Pamona Kabupaten Poso, Sulteng. Pemadaman yang kerap terjadi di daerah itu murni hanya karena proses perbaikan jaringan.

Ini ditegaskan Manager PLN Area Palu, Abbas, di hadapan Komisi C DPRD Sulteng, Kamis 5 April 2018. Penegasan itu untuk menjawab pertanyaan Anggota Komisi C, Sony Tandra dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar bersama di ruang Baruga DPRD Sulteng.

Sony sebelumnya mengutarakan dugaan bahwa untuk daerah Pamona, Poso sering kali terjadi pemadaman dalam intensitas yang cukup tinggi. Dalam sehari dia akui bahkan terjadi 5 sampai 6 kali pemadaman.

Karenanya dalam RDP itu Sony menduga hal itu kemungkinan terjadi lantaran pasokan listrik untuk Kecamatan Pamona memang dibatasi.

“Sementara Pamona itu sangat dekat dengan PLTA Sulewana. Harusnya secara awam kami berpikir jangan-jangan pasokan ke Pamona memang hanya sedikit,”kata Soni.

Sementara menurut dia, informasi yang diperoleh dari Pemda setempat pasokan untuk Pamona dari PLTA sebesar 5 mega watt (MW).

“Ini saya alami sendiri sewaktu disana. Satu hari terjadi 5 atau 6 kali pemadaman. Dan ini telah menjadi laporan masyarakat setempat kapada saya,”ujarnya.

Sony menyarankan, jika memang PT PLN mengalami kendala teknis dilapangan, pihaknya bersedia memfasilitasi komunikasi langsung kepada PT PLN Pusat. Agar permasalahan kelistrikan di Sulteng bisa ditangani bersama secara terintegrasi.

Sayangnya tawaran itu langsung ditolak Manager PT PLN,Abbas. Menurut dia kendala umum yang dialami PLN hanya seputar masalah pemeliharaan jaringan yang menyebabkan seringnya terjadi pemadaman.

Khusus untuk pemadam di Pamona, Abbas memastikan terjadi bukan lantaran pengurangan pasokan dari PLTA. Namun begitu pihaknya berjanji akan menindaklanjuti laporan itu.

“Karena sejauh ini kami juga belum mendapat laporan resmi dari manager rayon Pamona,”ujarnya.

Jikapun terjadi pemadaman ujarnya, kemungkinan itu terjadi lantaran peliharaan jaringan. Pemeliharaan jaringan antara lain dilakukan untuk pemangkasan pohon yang melintasi jaringan dan hal teknis lainnya.

“Laporan pemadaman yang terjadi di Pamona terjadi hanya sekitar 5 kali sepanjang Bulan Maret 2018. Itu hanya untuk pemeliharaan jaringan,”sebutnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C, Zulfakar meminta keterangan terkait status PLTU Mpanau.

Abbas menyebut secara umum PT PLN masih sangat membutuhkan pasokan dari PLTU. Utamanya dalam memenuhi kebutuhan saat beban puncak.

Namun katanya permasalahan terkait pasokan PLTU kemungkinan besar baru bisa diatasi 1 atau 2 tahun kedepan. Ini menyusul adanya pembangunan PLTU milik PLN di Desa Dalaka Kabupaten Donggala dengan daya 2 x50mw.

“Kita bisa atasi defisit dari PLTU Mpanau  itu diperkirakan jika PLTU Dalaka beroperasi. Sekitar 2 atau 3 tahun mendatang,”jelasnya.

Yang menjadi prioritas PLN saat ini adalah antisipasi ketersediaan listrik menjelang bukan Ramadhan pada pertengahan  Mei 2018. Tapi PLN kata dia sudah punya langkah antisipasi. Misalnya meminta PLTU Mpanau mememastika stok batu bara. Karena salahsatu penyebab defisit listrik dari Mpanau adalah keterbatasan stok batu bara. Akibatnya hanya dua mesin yang mampu dioperasionalkan.

“Kami juga hampir bisa memastikan PLTD Silae bisa optimal saat bulan ramadhan nanti,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital