Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

BPIP Lirik Penguatan Adat dan Satgas K5 di Palu

PALU EKSPRES, PALU – Penguatan lembaga adat dan peran tokoh informal masyarakat melalui satuan tugas kebersihan, keindahan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan (Satgas K5) di Kota Palu direspon positif Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Program itu dinilai mengimplementasi nilai nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lembaga adat berperan menjaga tatanan kehidupan sosial kemasyarakatan dengan pendekatan adat dan budaya. Sementara Satgas K5 berperan menggairahkan kembali kegotong royongan, kekeluargaan dan toleransi di tengah masayarakat.

Respon BPIP diakui Wali Kota Palu, Hidayat, telah sampai pada rencana presentase. Dalam waktu dekat kata dia realisasi penguatan adat dan Satgas K5 akan dipresentasekan dihadapan BPIP. “Kebetulan ada satu angkatan saya dari Lemhanas di BPIP. Mereka ingin pelajari dan kaji apa yang telah kita lakukan di Kota Palu,”ungkap Hidayat, dalam rapat bersama lembaga adat dan Satgas K5, Senin 9 April 2018 di ruang Kasiromu Kantor Wali Kota Palu.

Menurut dia, BPIP bahkan mempunyai rencana mengadopsi pola demikian untuk diterapkan secara nasional. “Karenanya dalam waktu dekat ini akan kami presentasekan,”ujarnya.
Sejauh ini penguatan lembaga adat di Palu sudan dilakukan secara administratif dan memayunginya dengan sebuah peraturan daerah (Perda) dan peraturan wali kota (Perwali). Demikian halnya Satgas K5. Eksistensi lembaga adat di Palu jelas dia sudah teruji dalam menyelesaikan beberapa konflik sosial kemasyarakatan. Ambil contoh kata dia kasus yang pernah menimpa Ketua Umum PB PMII di Palu beberapa waktu lalu.

“Masih banyak persoalan persoalan kecil yang diselesaikan secara adat. Dan itu efektif tidak menimbulkan keresahan. Karena sanksi adat itu sifatnya mendamaikan. Bukan mencari benar salah,”jelasnya.

Demikian halnya eksistensi Satgas K5 yang melibatkan tokoh informal masyarakat didalamnya. Substansi pembentukan Satgas menurutnya adalah menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menjaga K5. Pola ini jika berjalan efektif maka nilai-nilai gotong royong, kekeluargaan dan toleransi bisa kembali terjadi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Orang Palu itu sangat menjunjung tinggi toleransi dan kekeluargaan. Ini roh yang ingin kita angkat kembali melalui peran Satgas K5,”ujarnya.

Dia menambahkan, penguatan lembaga adat dan Satgas K5 juga direncanakan akan ditinjau langsung oleh seluruh lembaga adat di Indonesia dalam moment dialog nasional revitalisasi nilai-nilai budaya bangsa. Kemendikbud RI sebutnya akan kembali menggelar dialog itu pada rangkaian Festival Pesona Palu Nomoni (FP2N) tahun 2018.

“Dialog nasional kali ini sudah berbicara implementasi nilai nilai budaya bangsa. Jadi peserta seminar itu akan pelajari langsung kinerja lembaga adat dan Satgas di seluruh kelurahan,”demikian Hidayat.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital