Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Cegah Kena Hujan, Modem Terpaksa Dipayungi Sepanjang Sesi

PALU EKSPRES, PALU – Hujan yang mengguyur Kota Palu dan sekitarnya pada Kamis 26 April 2018 sejak pagi hari, menyisakan cerita bagi pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari keempat di SMP Negeri 22 Palu. Bukan karena terkendala banjir, namun akibat hujan yang melanda cukup deras, pihak sekolah harus memutar otak untuk melindungi modem yang digunakan sebagai penyedia jaringan internet pendukung UNBK.

Laporan: Imam El Abrar, Palu Utara

Penggunaan modem untuk pelaksanaan UNBK di SMPN 22 Palu bukan tanpa alasan. Sebagaimana dituturkan Kepala Sekolah, Suparman, hal tersebut dilakukan karena SMPN 22 Palu yang terletak di wilayah sekitar Pantoloan tersebut, masih belum terjangkau akses wifi atau kabel jaringan internet apapun. Sehingga demi mewujudkan pelaksanaan UNBK, maka SMPN 22 berani menggunakan modem, sebagai penyedia jaringan internet.

“Kami kan di SMPN 22 sekolah yang paling terpinggir barangkali di Kota Palu, jadi kami hanya menggunakan modem, karena di sini belum ada jaringan lain tersedia, seperti sekolah lain yang menggunakan wifi atau jaringan kabel. Ini cuma keberanian kami saja, supaya bisa mengikuti sekolah-sekolah yang sudah maju di Kota Palu,” kata Suparman.

Karena hanya mengandalkan sebuah modem, maka tidak heran sebelumnya pihak-pihak terkait seperti Dinas Pendidikan Kota Palu sempat mengkhawatirkan kelancaran pelaksanaan UNBK di SMPN 22 Palu. SMPN 22 merupakan satu-satunya sekolah menggunakan modem, dari 12 SMPN lainnya yang melaksanakan UNBK.

“Dari hari pertama sinyal lancar, sampai hari ini (kemarin-red) masuk sesi dua Alhamdulillah lancar-lancar, padahal kami hanya menggunakan modem,” imbuhnya.

Kelancaran sinyal tersebut diperoleh dengan trik khusus. Diterangkan Suparman, untuk mendapatkan sinyal yang kuat posisi modem haruslah tetap berada pada posisi yang sama, salaam empat hari sepanjang pelaksanaan UNBK. Pada kasus ini, modem yang digunakan SMPN 22 Palu diletakkan di luar ruangan. Suparman menyebutkan, posisi modem itu tidak boleh digeser, karena sinyal seketika akan menghilang.

Hal inilah yang kemudian menimbulkan permasalahan ketika hujan mulai mengguyur wilayah Kota Palu dan sekitarnya pada Kamis 26 April 2018 sejak pagi hari. Karena posisi modem yang berada di luar ruangan, pihak sekolah berupaya mencari jalan agar modem dapat terlindungi dari hujan.

Maka dipilihlah jalan memayungi modem tersebut. Beruntung bagi sekolah, ada beberapa siswa kelas VII dan VIII yang seharusnya libur, memilih untuk datang ke sekolah secara sukarela membantu para guru selama UNBK berlangsung. Para siswa itulah yang secara bergantian memegang payung perlindungan modem, sepanjang dua sesi pelaksanaan UNBK.

“Kenapa kami payungi, karena modem ini kan kami letakkan di luar ruangan, tidak bisa digeser-geser, karena begitu digeser hilang dia punya sinyal. Kkebetulan ada beberapa siswa kelas VII dan kelas VIII yang datang sukarela di sini, mereka bergantian memayungi, karena waktu yang cukup lama. Jadi bukan cuma pebalap MotoGP saja yang dipayungi, tapi modem kami juga,” kata Suparman setengah berkelakar.

Pada UNBK tahun ini, SMPN 22 Palu menggunakan satu buah modem yang menyediakan jaringan internet bagi 17 unit komputer yang digunakan oleh 34 siswa peserta ujian, yang terbagi dalam dua sesi ujian. Suparman berharap, pada pelaksanaan UNBK di tahun-tahun mendatang, hal tersebut dapat ditingkatkan, sehingga sekolahnya tidak perlu lagi menggunakan modem.

“Mudah-mudahan ke depan sudah ada jaringan kabel internet atau wifi, karena saat ini kami hanya menggunakan modem. Waktu saya tanya ke pihak Telkom, biaya pemasangannya memang mahal, karena butuh menyambungkan kabel beberapa tiang hingga ke sini,” ujarnya. Ia juga berharap, mulai tahun depan seluruh SMP di Kota Palu sudah dapat melaksanakan UNBK. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital