Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Ishak: Dewan Perlu Buka Ruang Diskusi

PALU EKSPRES, PALU – Ketua DPRD Palu Ishak Cae menyatakan dirinya akan mengedepankan pola diskusi dalam meloloskan rekomendasi dewan kepada Wali Kota Palu. Itu karena rekomendasi dewan sebelumnya banyak yang tidak diindahkan.

Khususnya rekomendasi-rekomendasi dewan yang terbit sewaktu ketua dijabat Iqbal Andi Magga. “Coba cek saja, apakah ada rekomendasi DPRD Palu yang direspons wali kota sewaktu Iqbal ketua dewan? Saya kira tidak ada itu,”kata Ishak,” Rabu 23 Mei 2018 di ruang kerjanya.

Karena pengalaman itulah kemudian kata Ishak, mengapa ruang diskusi perlu dilakukan. Sebab pada prinsipnya, rekomendasi dewan memang tidak bersifat wajib. Boleh ditindaklanjuti, boleh juga tidak. Semua terserah kebijakan wali kota.

“Itukan terserah wali kota.Itulah maksud saya, bahwa kita buka ruang diskusi. Karena kalau tidak dilaksanakan, kita mau apa. Itu hak Pemkot. Tinggal kita dewan yang menyikapinya nanti,”jelas Ishak.

Akan tetapi, dengan adanya ruang diskusi, paling tidak menurut dia, diharapkan nantinya wali kota akan membuka diri untuk melaksanakan rekomendasi dewan. “Diskusi itu inisiatif saya. Sebagai unsur pimpinan tentu saya harus lakukan komunikasi. Karena saya harus pertanggung jawabkan. Dan tak ada pelanggaran tata tertib disitu,”pungkasnya.

Sebelumnya pernyataan Ishak Cae, diprotes anggotanya, yang juga mantan Ketua DPRD, Iqbal Andi Magga, Selasa 22 Mei 2018. Menurut Iqbal, jika polanya demikian, Ketua DPRD sama saja dengan status Humas Pemkot Palu.

Bahkan dalam sebuah percakapan grup watsapp, Rabu 23 Mei 2018, Iqbal menuding Ishak Cae hanya berupaya mengalihkan.

“Itu pengalihan. Silahkan cek yang mana rekomendasi LPj zaman saya ketua kepada walikota Cudi dan Hidayat Lamakareate tidak dilaksanakan? Apa perlu ditanya satu satu itu anggota soal catatan aspirasi mereka yang saya perjuangkan ke walikota?. Silahkan cek ke masing masing anggota dan bandingkan dengan situasi kepemimpinannya sebagai ketua saat ini,”tulis Iqbal.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital