Jumat, 18 September 2026

POPDA 2015, Palu Terjunkan 36 Atlet Terbaik

13 Kali Juara Umum, Optimis Juara Lagi

PALU,PE-Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palu menyiapkan 36 atlet berbakat untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sulteng ke-14 tahun 2015 di Kabupaten Morowali.
Ajang tersebut akan berlangsung selama lima hari sejak 19 hingga 23 Agustus mendatang.
Ke 36 atlet yang diterjunkan masing-masing untuk cabang olahraga yaitu atletik, renang, voli pasir dan karate.
Kepala Dispora Palu Nur Salam, menyebutkan total peserta dalam kontingen Palu sebanyak 53 orang.
Yang terdiri atas 36 atlet, 8 pelatih 8, 8 oficial/manager dan 1 anggota tim aju.
Rombongan akan diberangkatkan pada 17 Agustus malam.
“Mengenai akomodasi, semuanya ditanggung oleh panitia daerah setempat,” kata Nur Salam, Rabu 12 Agustus 2015 di kantornya.
Nur Salam memastikan atlet yang akan diutus adalah putra-putri pilihan terbaik yang telah melalui training khusus.
“Umumnya para atlet ini adalah atlet terbaik hasil seleksi dari masing-masing sekolah di Kota Palu,” sebutnya.
Dia pun sangat optimis Palu masih menjadi kontingen yang diperhitungkan dalam POPDA kali ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Sejak POPDA pertama hingga POPDA ke-13 tahun lalu, Palu tercatat sebagai yang terbaik. Kedudukannya sebagai peraih juara umum belum dapat dilengserkan oleh kontingen dari daerah lain di Sulteng.
Bahkan dirinya pun yakin, atlet Palu kali ini bisa mempertahankan posisi juara umum. Gelar juara umum itu belum pernah direbut kabupaten lain.
“Kalau berhasil lagi menjadi juara umum, kado ini akan kami persembahkan kepada Pak Walikota Rusdy Mastura sebagai kado terakhir masa jabatannya,”pungkas Nur Salam.
Kepala Seksi Pembinaan Atlet Dispora Palu, Ninong menjelaskan, ada dua mekanisme POPDA yang diberlakukan setiap tahun untuk menuju penjaringan ke tingkat Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (POPNAS).
Keduanya yaitu POPDA non Pekan Olah Raga Pelajar Wilayah (POPDA non POPWIL) dan POPDA POPWIL. POPDA tahun ini yang diselenggarakan di Kabupaten Morowali merupakan POPDA kategori non POPWIL. Non POPWIL diselenggarakan setiap tahun ganjil. Sedangkan POPDAPOPWIL diselenggarakan setiap tahun genap.
Cabang olah raga pada non POPWIL lebih sedikit ketimbang POPDA POPWIL. Cabang olah pada non POPWIL sebanyak empat cabang yaitu atletik, renang, voly pasir dan karate. Sedangkan cabang pada POPDA POPWIL sebanyak enam yakni bulu tangkis, voly pasir,pencak silat, tenis meja, tenis lapangan dan sepak takraw putra.
“Perbedaan lainnya adalah, hasil dari POPDA non POPWIL itu langsung diikutkan padaevent POPNAS. Sedangkan POPDA POPWIL masih harus mengikuti even regional sebelum menuju POPNAS,”jelas Ninong.
Seleksi dari POPDA non POWIL tahun ini di Kabupaten Morowali merupakan penjaringan untuk mewakili Sulteng pada POPNAS tahun 2016 yang akan diselenggarakan di Provinsi Jawa Barat. (mdi)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam