Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Paripurna Ribut, Sophian Tolak Bacakan Hasil Reses

PALU EKSPRES, PALU – Rapat Paripurna Perubahan Program Peraturan Daerah Kota Palu tahun 2018, ribut lantaran Sophian R Aswin menolak agenda sidang pembacaan laporan hasil reses anggota DPRD Palu.

Karena rapat paripurna itu juga beregendakan pembacaan laporan hasil reses.

Ketua Komisi C dewan kota itu menilai pembacaan hasil reses hanya akan sia-sia dilakukan.Pasalnya mayoritas aspirasi hasil reses anggota, tak pernah disahuti Pemkot Palu.

“Jadi percuma saja kita bacakan dalam paripurna,”kata Sophian.

Paripurna awalnya didahului dengan permintaan persetujuan seluruh peserta rapat terhadap tiga buah rancangan peraturan daerah (Ranperda) Inisiatife DPRD. Dan ketiganya pun disetujui sebagai masukan dalam perubahan program pembentukan peraturan daerah.

“Jadi percuma kita bacakan,”kata Sophian.

Demikian halnya terkait rekomendasi badan anggaran (Banggar). Sophian menyebut rekomendasi Banggar DPRD terhadap penolakan pembagunan kantor pariwisata dan median jalan serta tugu nol juga tidak dilaksanakan.

“Padahal Banggar sudah menolak anggaran itu, tapi kenapa pembangunannya masih tetap berlanjut,”Sophian,kesal.

Sophian diamini Armin, Anggota Banggar APBD 2018. Armin juga sependapat dengan masukan rekannya.

Namun, M Jaruddin menyangga kedua rekannya itu. Menurut politisi berkepala plontos itu, harusnya masalah tersebut sudah tuntas ditingkat Banggar.

“APBD 2018 kan sudah disetujui Banggar kala itu,”sanggah Muhammad.

Demikian hal yang menjadi perdebatan sepanjang jalannya sidang. Sophian terus saja protes karena merasa anggota DPRD kurang kompatibel dalam memperjuangkan aspirasi yang mereka dapat dalam reses.

Sophian dalam paripurna juga kembali meminta klarifikasi Ketua Dewan, Ishak Cae terkait pernyataannya di media masa yang menyebut dirinya akan membangun pola diskusi kepada wali kota untuk meloloskan rekomendasi dewan.

“Saya kan sudah sampaikan ke media. Bahwa kita DPR tak bisa memaksakan rekomendasi itu. Makanya saya coba dengan pola diskusi,”kata Ishak mengklarifikasi

Terkait penolakan Sophian, Ishak menyarankan agar rapat sebaiknya diteruskan dengan agenda pembacaan hasil reses.

“Jika ada yang belum jelas dengan persetujuan Banggar, maka sebaiknya dilakukan setelah paripurna berakhir,”sarannya.

Kendati begitu, Sophian tetap saja kukuh menolak. Perdebatan terkait tidak terakomodirnya reses dewan, terus terjadi hingga pukul 16.00wita.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital